Hallobogor.com, Cigombong – Pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I Ciawi-Cigombong sepanjang 13 kilometer tengah digarap. Pekerjaan perataan tanah menggunakan alat berat terlihat di beberapa titik.

Hilir mudik truk berukuran besar juga terlihat sibuk di sejumlah ruas jalan menuju jalur tol.Hanya saja, proses pembebasan tanah yang sudah diplot terkena jalur tol Bocimi belum seratus persen rampung. Ini seperti terjadi di Kampung Ciadeg RT 02/03, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Di wilayah itu, dari total 270 bidang tanah yang terkena pembebasan tol masih tersisa 5 bidang tanah milik warga seluas 18 hektare yang belum dibayar. Dari informasi di lokasi, belum ada kesepakatan harga antara panitia pembebasan tanah (P2T) dengan warga pemilik tanah.Selain itu, ada bangunan Masjid Jami Al Istiqomah yang belum direlokasi ke tempat lain.



Satuan Tugas (Satgas) Tol Bocimi Wilayah Ciadeg,¬†Encep Ihsanur Wahid,¬†mengatakan, lahan milik warga yang terkena proyek tol mayoritas pesawahan dan perkebunan. “Sedangkan warga pemilik tanah maunya dibayar secara keseluruhan.

Mereka tidak mau kalau yang dibayar hanya sebagian yang terkena saja. Sedangkan pihak tol mau membayar hanya yang terkena jalur tol saja,” ungkapnya, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Pihaknya, kata Encep, sedang melakukan koordinasi bersama para tokoh masyarakat dan ketua RT/RW untuk menemukan satu kesepakatan, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. (wan).