Hallobogor.com, Bogor – Sebanyak 233 CPNS Kategori II (K-2) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Walikota Bogor Bima Arya secara simbolis menyerahkan surat keputusan (SK) bagi tiga CPNS yang telah diangkat menjadi PNS. Pengangkatan dan penyerahan SK PNS berlangsung di Ruang Rapat I Balaikota Bogor, Senin (21/3/2016).

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor Roman Dwi Pujo menyampaikan, dari jumlah 233 CPNS K2 yang ditingkatkan statusnya menjadi PNS terdiri dari 131 wanita dan 102 pria. Sementara berdasarkan golongan, PNS yang diangkat terdiri dari golongan I-a sebanyak 13 orang, golongan I-b sebanyak 11 orang, golongan II-a sebanyak  87 orang. Untuk golongan II-b ada 8 orang, golongan II-c ada 11 orang dan golongan III-a ada 100 orang serta III-b ada 3 orang. 

“Dengan kualifikasi tenaga pendidik sebanyak 120 orang, tenaga kesehatan sebanyak 4 orang dan tenaga teknis sebanyak 109,” imbuh Pujo, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Pad kesempatan ini, Bima menyampaikan ucapan selamat bagi para CPNS K-II atas diangkatnya para CPNS sebagai PNS. Ia percaya para PNS yang resmi diangkat hari ini telah melalui proses pengamatan dan pertimbangan yang matang berdasarkan penilaian kinerja CPNS tersebut.  

“Saya percaya, pengangkatan ini tidak  melalui proses yang sederhana tapi melalui penantian yang cukup lama dan melalui masa-masa yang penuh dinamika. Jika sekarang diangkat tentunya bagi para PNS K2 telah melalui proses pengamatan dan pertimbangan yang matang berdasarkan keseharian penilaian kinerja dan hal lainnya,” ujar Bima seraya menambahkan agar hari ini merupakan awal dari pengabdian dan perjuangan untuk mengabdikan diri kepada kesejahteraan dan kemaslahatan warga Kota Bogor.

Dari 233 CPNS K2 yang diangkat menjadi PNS, mayoritas berlatar belakang tenaga pendidik. Oleh karena itu Bima juga berharap dengan pengangkatan ini menjadi semangat dan motivasi dalam upaya  memperbaiki dunia pendidikan di Kota Bogor. “Saya ingin Dinas Pendidikan melaporkan secara update setiap kejadian yang berlangsung, jangan sampai saya mengetahui lewat media,” pesan Bima.

Bima menekankan bahwa pendidikan menjadi motivasi bagi dunia pendidik Kota Bogor. Terlebih ke depan tantangan yang akan dihadapi akan semakin berat. Pekerjaan yang sudah ada menjadi semakin berat ketika kembali ke rumaj dimana tidak mudah menyeimbangkan idealisme dan kebutuhan sehari-hari. 

“Namun jika semuanya kembali kepada niat dan ketulusan, Insya Allah semua akan indah pada waktunya. Dengan senantiasa berikhtiar dan ikhlas, Insya Allah keseharian yang dijalani akan terasa ringan,” pesan Bima.

Bima juga mengungkapkan peningkatan karier bagi PNS Pemerintah Kota Bogor semata-mata ditentukan prestasi. Karenanya, sambung Bima, Pemerintah Kota Bogor  terus memperbaiki sistem kepegawaian yang ada agar berjalan dengan baik dan sesuai kinerja serta objektif. Disamping itu PNS juga harus diberi motivasi dan inspirasi. Reward dan punishment itu penting. Karenanya dinas terkait telah membangun sistem yang akan merekam prestasi yang dibuat. “Semua dicatat dalam sistem. Reward dan punishment diterapkan sebagai penilaian objektif,” tegas Bima.

Untuk itu, lanjut Bima, lingkungan kerja yang kondusif dan nyaman menjadi satu syarat dalam membangun kinerja yang baik.  Membangun suasana guyub, saling mengasihi dan meletakkan persaingan dalam lingkup pekerjaan yang postif. “Saya yakin jika kita kompak, Bogor tidak memerlukan waktu lama untuk menjadi kota yang membanggakan. Kerja keras dan ikhtiar perlu tapi jangan lupakan kesehatan,” ingatnya. (hrs).