1. Drunken Monster karya Pidi Baiq

“Ini buku berbahaya..”. Itu adalah penggalan kata-kata dari Prof. Bambang Sugiharto yang terdapat dalam pengantar novel yang satu ini. Memang, isi cerita dari buku ini adalah tentang keseharian sang penulis. Tapi bukan keseharian yang biasa terjadi atau dilakukan orang kebanyakan. Kejadian-kejadian yang dihadirkan Pidi cenderung absurd dan melawan logika umum. Walaupun begitu, banyak pelajaran yang bisa diambil dari buku pertama tetralogi Drunken ini, dan ternyata semuanya adalah kisah nyata yang dialami penulis. “Memang berbahaya..”

2. Sejarah Tuhan karya Karen Armstrong

Jika anda termasuk orang yang menyukai sejarah atau konspirasi, maka buku ini wajib anda baca. Sejarah Tuhan menceritakan tentang proses pencarian Tuhan yang dilakukan oleh orang-orang dulu sehingga kita sebagai manusia yang hidup di jaman moderen bisa mengetahui atau bahkan menghargai perjuangan pendahulu kita dalam pencarian keyakinan. Buku ini termasuk kontroversial,tapi tidak mengurangi daya tariknya sebagai bahan bacaan atau sumber pengetahuan.

3. Rumah Tangga karya Fahd Pahdepie

Dalam buku ini kita akan menemukan kisah tentang bagaimana Fahd dan Rizqa membangun keluarga, membangun rumah tangga mereka sekaligus menghadapi tantangan-tantangan, menghadapi kecemasan-kecemasan sekaligus menanam benih harapan dan memanen rasa manisnya. Pun pandangan-pandangan Fahd mengenai istri, mengenai anak-anak, mengenai keluarga, semuanya dapat kita temukan.
Menarik melihat bagaimana Fahd mengupas dinamika rumah tangganya dengan bahasa yang indah dan meliuk-liuk. Untuk yang belum menikah, buku ini akan membuat anda ingin segera menjalani bahtera rumah tangga, sementara untuk yang sudah berkeluarga, maka buku ini akan memberikan pemahaman baru dari sudut pandang berbeda. (rza).