Hallobogor.com, Cisarua – Di sela acara Rapat Kerja Cabang (Rakercab), DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Bogor melakukan deklarasi pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade)-Ingrid Kansil (JADI). Acara berlangsung di Griya Astoeti, Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/3/2018).

Selain deklarasi, Jaro Ade dan SPN juga meneken kontrak politik. Kontrak politik berisi tujuh pasal kesepakatan. Secara garis besar buruh SPN beekomitmen siap menjadi tim inti pemenangan JADI dan siap turun mengampanyekan JADI. Sedangkan Jaro Ade berkomitmen kepada buruh SPN, pertama, menolak upah murah; kedua, nyaman pengusaha di Kabupaten Bogor; tiga, rakyat Kabupaten Bogor sejahtera dan siap memperjuangkan kebutuhan buruh melalui SPN.

Dengan telah ditekennya kontrak politik antara SPN dengan JADI, basis kekuatan pasangan calon (paslon) nomor 3 ini pun makin mengakar dan merata untuk memenangkan kontestasi Pilkada 2018. Pasalnya, buruh anggota dan pengurus SPN Kabupaten Bogor yang tersebar di setiap serikat pekerja SPN di masing-masing perusahaan berjumlah 12 ribu orang. Artinya, jika setiap keluarga buruh rata-rata terdiri dari tiga orang hak pilih maka terdapat 36 ribu suara.

Ketua DPC SPN Kabupaten Bogor, Agus Sudrajat, mengungkapkan, buruh SPN sejak 2015 sudah hapal kinerja Jaro Ade. “Aspirasi buruh selalu diperjuangkan dengan baik oleh Jaro Ade. Kinerjanya sudah teruji. Kami dari SPN hanya menyampaikan satu aspirasi, tolak upah murah. Kami SPN bukan sekadar delarasi tapi siap berkontribusi nyata memenangkan Jaro Ade dan Ingrid Kansil. Dukungan kami mutlak dengan semua anggota keluarga anggota SPN,” tegasnya.

Sementara itu, Jaro Ade dalam orasi politiknya mengemukakan, karena ini tahun politik maka masyarakat harus mengambil sikap dan tak bisa hanya jadi penonton. “Tak ada salahnya buruh SPN hari ini teriak deklarasi, hari ini karena jadwal kampanye saya di Dapil 3,” ujarnya.

Jaro Ade menjelaskan, dari program 7 pilar paslon JADI, salah satunya menciptakan 500 ribu lapangan kerja. “Memang tidak mudah, tapi kami didukung 24 kursi di DPRD, akan mudah. Apa saja langkahnya, tata ruang perluasan zona industri merupakan potensi buka peluang kerja. Dan kuncinya ada di kepala daerah untuk membangun komitmen yang kuat dengan pengusaha. Pemerintah ada di tengah melayani buruh dan pengusaha.

Perizinan dibenahi agar investor nyaman berinvestasi sesuai aturan,” katanya.

Selain itu, kata Jaro Ade, paslon JADI punya potensi yang tidak dimiliki kandidat lain, yakni punya hubungan baik dengan bupati/walikota di perbatasan. “Saya sudah banyak berkomunikasi. Kami siap MoU untuk kepentingan lapangan kerja, kesehatan, pendidikan, infrastruktur di perbatasan. Selain itu kami siapkan perumahan murah untuk buruh dan siap mengelola CSR perusahaan untuk sepenuhnya kepentingan rakyat termasuk buruh,” paparnya.

Dalam acara tersebut, hadir pula politisi PKS yang saat ini menjabat Ketua Komisi IV DPRD Wasto Sumarno, pengurus partai pengusung, serta simpatisan dan relawan. (cep)