Hallobogor.com, Bogor – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Juni 2018, partai politik (parpol) di Kota Bogor masih terus menjajaki komunikasi politik secara intens dalam membangun koalisi. Tak terkecuali Partai Golkar Kota Bogor.

“Yang terpenting untuk saat ini Golkar Kota Bogor masih tetap menjalin komunikasi yang baik dengan partai lain dan masih berkemungkinan untuk berkoalisi,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, Tauhid J. Tagor, di sela acara halal bihalal di kediaman Sekjen Golkar Kota Bogor, Heri Cahyono, belum lama ini.

Tauhid J. Tagor mengungkapkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi koalisi parpol. “Sedikitnya ada lima faktor. Pertama adalah ideologi, kesamaan cara memandang apa yang kita perjuangkan dan bagaimana memperjuangkan. Kedua, chemistry. Ketiga, adalah kursi di DPRD yang menjadi aspek cukup penting. Faktor keempat tidak kalah penting yakni istri, kalau istri enggak sepakat dengan pilihan yang dipilih maka tidak jadi juga. Yang kelima pun tidak kalah penting yakni gizi, ini juga menentukan karena bertarung memerlukan logistik,” paparnya. (dns)