Hallobogor.com, Cisarua – Sebanyak 73 siswa dan siswi kelas 3 SMKN 1 Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sejak Senin (22/4/2019) melaksanakan ujian kompetensi (ujikomp) yang dilaksanakan pihak sekolah setiap akhir semester. Ujikomp tahun ini dilaksanakan setelah para siswa terlebih dahulu melaksanakan USBN beberapa waktu lalu.

Hal ini dilakukan pihak sekolah supaya para siswa tidak terganggu disaat menghadapi USBN. “Kini ujikomp dilaksanakan setelah para siswa mengikuti USBN. Dengan demikian, belajar mereka disaat menghadapi USBN tidak terganggu,” ujar Kepala sekolah SMKN 1 Cisarua, Ujang Tohari.

Sebanyak 73 murid yang mengikuti ujikomp merupakan murid-murid yang mengambil jurusan jasa boga. Pelaksanaan berakhir Rabu (24/4/2019). Para siswa wajib mengikuti materi ujian yang diberikan sesuai jurusannya hingga bisa lulus dengan meraih sertifikat yang akan diberikan oleh ICA sebagai penilai penting di ujikomp ini. Begitu juga, PHRI Kabupaten Bogor, turut menjadi penilai.

Sertifikat dari ICA, merupakan legalitas penting bagi para murid mengingat SMKN 1 Cisarua program pendidikannya berstandar internasional hingga lulusan dari sekolah tersebut mampu bersaing di berbagai negara.

Selain diawasi oleh tim penilai, di ujikomp tersebut dihadiri pula oleh para orangtua murid sehingga bisa merasakan langsung hidangan hasil karya anak-anaknya. “Jauh lebih baik anak kami, dulunya cuma bisa nemasak mie, kini dia mampu menyajikan jenis makanan yang mewah,” ujar Erni, salah satu orang tua murid. (dang)