Hallobogor.com, Ciawi – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) sedang melanda wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Penyakit yang ditularkan melalui vektor nyamuk aedes aegipty ini menyerang penduduk hampir merata di tiap kecamatan sejak Desember 2015 lalu.

Dari data yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, jumlah pasien DBD yang masuk berobat dan dirawat mencapai 88 orang.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, wakil Direktur RSUD Ciawi, dr. Wiwik Widiawati, menjelaskan, dari ke 88 pasien DBD itu terdiri dari anak-anak usia 4-15 tahun berjumlah 24 orang.” Yang dirawat 23 orang, 7 laki-laki dan 6 perempuan. Yang sudah pulang 11 orang,” katanya.



Sedangkan pasien DBD dewasa berjumlah 64 orang. Yang dirawat di kelas III 50 orang dan 14 orang di kelas VIV. “Untuk yang di kelas III masih ada 11 orang yang masih dirawat,” ujarnya.

Wiwik menegaskan bahwa jumlah 88 pasien DBD tersebut terhitung dari bulan Desember 2015 sampai Januari 2016. “Jadi meningkat,” ucapnya.

Sementara itu, staf Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Endang, juga melaporkan ada sebanyak 12 warga Ciderum yang terkena DBD. “Dari Kampung Ciletuh tiga empat orang, Kampung Batu kembar lima orang, dan Kampung Cikereteg tiga orang. Semuanya sudah kami laporkan ke UPT Puskesmas Ciderum. Kami minta agar Dinas Kesehatan segera melakukan pengasapan (fogging) atau menebar bubuk abate,” katanya.

Kepala TU UPT Puskesmas Caringin, Wawan, menambahkan, pihaknya masih melakukan rekapitulasi data warga dari tiap desa yang terserang DBD. “Kami belum bisa mengatakan ini kejadian luar biasa atau KLB. Karena untuk menentukan KLB atau warga itu positif terkena DBD harus ada keterangan dari dokter. Kemudia fogging atau penebaran bubuk abate pun bisa dilakukan kalau di suatu daerah ada yang positif DBD,” imbuhnya.(cep).