Hallobogor.com, Cisarua – Sebanyak 88 siswa SMKN Pariwisata Cisarua, Kabupaten Bogor, mengikuti uji kompetensi sejak Senin (19/2/2018) hingga Kamis besok (22/2/2018). Mereka bersaing menunjukkan keahliannya dalam ujian praktek itu. 

Hasil uji kompetensi dari sekolah negeri pariwisata tersebut, selalu menjadi barometer bagi para pengusaha untuk memiliki SDM yang layak dan standar pariwisata internasional.

Materi ujian praktek yang dijalani para siswa kelas XII itu menempuh dua kategori. Yakni, perhotelan dan jasa boga. Sedangkan penilai bidang perhotelan didatangkan dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor dan untuk jasa boga dari Indonesian Chef Association (ICA).

Humas SMKN Pariwisata, Topan, 88 siswa yang lulus dalam ujikom akan mendapatkan sertifikat. Sertifikat itu menjadi tolak ukur bagi para pengusaha pariwisata. “Ujian kompentensi yang dilakukan para siswa merupakan hal yang sangat penting. Karena, para siswa harus mampu membuat makanan yang standar internasional. Continental American, merupakan menu makanan yang disajikan di hotel kelas internasional. Dan di ujikom ini, para siswa membuat hidangan tersebut,” ujar Topan.

Selain para siswa membuat makanan gaya Amerika itu, para orangtua murid turut terlibat di sela-sela ujian yang tengah dilakukan anaknya. Pihak sekolah menganjurkan untuk menikmati dan menilai makanan buatan anaknya.

“Ujikom ini dilakukan selama empat hari. Setiap harinya, para orangtua siswa datang ke sekolah untuk turut menilai makanan hasil buatan anaknya,” pungkas Topan. (dang)