Hallobogor.com, Bogor – Ikatan Alumni Angkatan Generasi Aktif Tangguh dan Dinamis (Agathis) IPB University memberikan bantuan perangkat laundry kepada mahasiswa Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU) IPB University.

Bantuan secara simbolis diberikan oleh Ketua Angkatan Agathis, Dr Rudi Irawan, kepada Direktur PPKU IPB University, Prof Dr Toni Bakhtiar di Asrama Putri PPKU IPB University, Bogor, Selasa (5/11/2019), seperti dikutip dalam siaran pers dari IPB University.

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk peralatan laundry sebanyak lima unit mesin cuci dan lima unit pengering beserta alat penunjangnya.



“Ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan Agathis berbagi yang dilaksanakan pada 2019. Bantuan ini merupakan bentuk syukur kami dalam memperingati reuni akbar yang ke-35,” kata Rudi Irawan, alumni IPB University angkatan 21 (1984).

Komandan Persatuan Golf Alumni IPB University itu menambahkan, kegiatan berbagi yang diselenggarakan oleh Agathis IPB University ada tiga bagian, yakni dari Agathis untuk IPB University, dari Agathis untuk sosial, dan dari Agathis untuk Agathis sendiri.

Kegiatan tersebut meliputi, pembinaan desa Agathis dan peringatan Hari Lingkungan di Desa Cihideung Ilir, Dramaga Bogor, bakti sosial donor darah, penyelenggaraan sesi motivasi bagi mahasiswa IPB University, serta berbagai dukungan sosial untuk sesama alumni Agathis IPB University.

Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria, turut menyambut dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Agathis IPB University. Pada kesempatan tersebut, Arif Satria menyatakan, terimakasih atas kepedulian Agathis kepada mahasiswa IPB University dan turut mendoakan semoga bantuan ini bisa meringankan para mahasiswa.

“Mudah-mudahan para alumni terutama Agathis dimudahkan rezekinya,” kata Arif Satria.

Rektor IPB University menegaskan, bahwa kegiatan amal yang dilaksanakan Agathis di asrama mahasiswa IPB University ini mampu menumbuhkan karakter para mahasiswa. Karena, selama mengikuti kegiatan di asrama, para mahasiswa dapat berinteraksi lintas agama, ras, dan multi budaya.

“Mahasiswa baru yang awalnya cuek dan mungkin gaya hidupnya mewah, dengan tinggal di asrama, mereka bisa lebih peduli, perhatian, dan memiliki jiwa sosial tinggi,” kata Arif Satria.

Rektor IPB ini juga mengungkapkan, ada sekitar 27 persen mahasiswa IPB University yang berada pada golongan ekonomi menengah ke bawah. Hal ini dibuktikan dengan jumlah mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi yang mencapai 27 persen dari total mahasiswa IPB University tiap tahunnya yang mencapai sekira 3.800 mahasiswa.

“Saya mengajak para alumni IPB untuk dapat ikut serta memajukan mahasiswa IPB dengan memberikan beasiswa. Sudah ada beasiswa alumni seperti Yayasan Alumni Peduli IPB University (YAPI),” katanya, seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (fik)