Hallobogor.com, Pamijahan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat, selama beberapa jam pada Kamis sore membuat beberapa wilayah dilanda banjir dan tanah longsor. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dampak yang terjadi di Desa Purwabakti, sebagian warga mengalami luka dan puluhan rumah terendam tanah longsor.

Untuk diketahui, Desa Purwabakti Kecamatan pamijahan, merupakan daerah perbukitan dan berada di sebuah lembah kecil, karena hujan yang terus turun setiap hari menyebabkan bukit itu longsor dan menyapu 10 RT, Desa Purwabakti yang berpenduduk lebih dari 14000 orang itu.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, selain belasan Rumah dinyatakan hancur dan korban yang luka satu orang telah di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Leuwi Liang. Sementara gabungan dari TNI, Polisi, Tagana, PMI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) telah bersiaga di lokasi lawan longor.

Menanggapi musibah longsor tersebut, Kepala Desa Purwabakti Mulyadi mengakui, bahwa diwilayahnya 85% rawan longsor. Apalagi kalau musim hujan datang, warga banyak yang takut akan longsor terjadi.

“Data Rumah yang rusak sulit ditentukan dengan pasti, karena data jumlah penduduk yang luas. Namun dipastikan lebih dari 45 rumah dan 1 musholah seta majlis taklim, bahkan kantor desa juga rusak,” kata Mulyadi di tempat kejadian, Kamis (19/11)

Selain hujan deras dan longsir wilyah itu juga disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan pohon tumbang. Sehingga pertolongan sedikit tersendat ditambah lokasi yang sulit dijangkau menyebakan kendaraan susah untuk masuk ke lokasi bencana.

“Dari jalan raya, ke lokasi longsornya sekitar tiga kilo meter di bawah jalan utama. Jadi memang jalan desanya juga tertimbun, sehingga kendaraan tidak bisa masuk kesana.
Pencarian korban menjadi terkendala oleh cuaca dan medan berat, akibat akses jalan terputus oleh longsoran tanah,” ungkap Mulyadi.

Meski wilayah Kabupaten Bogor longsor. Hingga berita ini diturunkan BPBD Kabupaten Bogor belum bisa memastikan jumlah rumah yang rusak akibat tertimbun longsor.

“Banyak, cuma saya belum bisa mengatakan berapa jumlah dan di mana saja, karena masih sibuk evakuasi dulu,” kata Budi Aksomo, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor. (doy/hlb)