Hallobogor.com, Bogor – Pesantren Riyadul Falah di Kampung Peundeuy, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, tidak luput dari bencana alam. Longsor tebingan setinggi kurang lebih tujuh meter nyaris menggusur sebuah mushola milik pesantren Riyadul Falah pimpinan Ustadz Endih ini.

Longsor di Pesantren Riyadul Falah ini juga belum lama ini ditinjau langsung anggota Komisi V DPR RI Edi Santana. Dari hasil pantauannya di lokasi bencana, menurutnya ada beberapa titik yang dianggap membahayakan di sekitaran bantaran Sungai Cibalok.

Anggota Fraksi Partai Gerindra ini mengatakan, semua lapisan masyarakat maupun pemerintah harus bersama-sama mengevaluasi dari hulu ke hilir agar tidak ada lagi bencana-bencana serupa yang lebih besar lagi.



“Semua harus evaluasi secara total yang harus dilakukan oleh semua pihak dan tidak bisa menyalahkan satu pihak saja. Ini merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat pemerintah baik tingkat desa sampai pusat,” ungkapnya.

Menurutnya, Daerah Aliran Sungai (DAS), harus direhabilitasi sesuai aturan yang ada agar tidak terjadi banjir dan longsor. “Rehabilitasi sungai dari hulu ke hilir harus dilakukan secara total. Seperti akibat sedimentasi sungai, bangunan yang berada di sekitaran DAS, sekiranya itu dianggap rawan bencana saya menghimbau ke warga sebaiknya jangan tinggal di tempat seperti itu,” pungkasnya. (wan)