Hallobogor.com, Bogor – Para profesor anggota Asosiasi Profesor Indonesia (API) bertekad melakukan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadikan SDM unggul melalui inspirasi dan inovasi yang berkesinambungan.

“Hanya dengan inspirasi dan inovasi yang menjadi daya tarik bagi orang-orang untuk maju,” kata Rektor IPB University Prof Arif Satria di sela kegiatan Seminar dan Kongres II API di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Selasa (26/11/2019).

Menurut Arif Satria, melalui inspirasi dan Inovasi harus optimistis berhasil menjadikan SDM unggul. “Inspirasi itu bukan hanya kata-kata tapi harus dibarengi dengan mewujudkan inovasi-inovasi,” ujarnya.



Arif Satria menambahkan, Indonesia saat ini sudah memasuki era industri 4.0, maka inovasi-inovasi juga harus berdasarkan era 4.0. “Inovasi ini yang dapat menjawab tantangan zaman. Inspirasi dan inovasi di era 4.0 harus berbasis kolaborasi,” katanya.

Dunia saat ini, kata dia, juga menghadapi situasi VUCA (volatility, uncertainly, complexity, and ambiguity) yakni situasi yang dinamis, tidak pasti, serta persoalan yang komplek, sehingga diperlukan kerja sama atau kolaborasi.

“Saat ini dan ke depan, tidak lagi bisa melakukan inovasi sendiri-sendiri, tapi harus berkolaborasi,” katanya.

Menurut dia, API akan membangun semangat kolaborasi sehingga para profesor akan menjadi lebih kuat. “Karena itu, itu para profesor melalui API membangun kolaborasi,” tambahnya.

Arif Satria juga mengingatkan, menghadapi situasi VUCA ini, tidak cukup hanya cerdas, tapi harus lincah dan dinamis. “Harus tajam dan peka dalam membaca situasi dan peluang,” ucapnya.

Arif Satria juga menegaskan, kampus harus otonom, sehingga dengan adanya otonomi maka kampus dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang murni. “Siapapun yang masuk ke dalam kampus, harus bisa berkolaborasi dan bersikap independen,” katanya, seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (fik)