Hallobogor.com, Bogor – Kendati sekolah libur, siswa SDN Cicadas 1, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tetap bisa belajar secara menyenangkan. Mereka memanfaatkan waktu libur untuk belajar mengolah sampah sejak dini, Senin (11/6/2018).

Bersama guru-guru dan Kepala Sekolah dan didampingi tim zero waste to Landfill Aqua Citeureup, para siswa SDN Cicadas 1 mengikuti acara Gerakan Peduli Sampah Sejak Dini (GPS2D). 

Kegiatan yang dipandu oleh Voulentering Aqua mengajak siswa untuk mengelola sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai, yang dikemas melalui metode belajar sambil bermain dengan harapan sampah terkelola dengan baik dan lingkungan sekolah menjadi bersih.

Kegiatan belajar yang diadakan di ruang kelas melalui penayangan video dan di halaman sekolah dalam prakteknya, menjadikan anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Terlebih di tengah kegiatannya diselingi dengan permainan-permainan kreatif sampah dan pemberian hadiah kepada siswa  yang berhasil.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir voulentir masyarakat Cicadas, Ibu Wati dan Ibu Ela yang kreatif dalam mengelola sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai, seperti tas dan sajadah yang terbuat dari bungkus kopi yang dipamerkan kepada para siswa. Dalam sesi diskusi, para voulentir berbagi pengalamannya dalam proses pembuatannya serta proses pemasarannya yang dibantu melalui koperasi Aqua. Mereka juga menyatakan kesediannya jika diperlukan untuk mengembangkannya bersama sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Aqua dan voulentir yang sudah ikut berperan bersama menjadikan siswa siswi kami peduli lingkungan. Melalui kegiatan ini akan hadir pecinta-pecinta lingkungan yang akan mengharumkan nama sekolah,” ujar Kepala SDN Cicadas 1 Matoha.

Plant Director Aqua Citeureup, Tatang Sondana, juga menyampaikan kebanggaannya saat kegiatan edukasi pengelolaan sampah dilakukan dengan siswa sekolah. “Aqua akan terus berkomitmen untuk menjaga lingkungan dan akan melakukan terus menerus dalam perbaikan lingkungan dan akan  terus mengajak sebanyak mungkin orang untuk peduli terhadap lingkungan untuk keberlangsungan generasi yang sehat dan kuat. Semoga siswa-siswi sekolah akan jadi duta di lingkungannya masing- masing  dalam kepeduliannya terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Salah seorang siswi, Aurel, mengaku senang mengikuti kegiatan ini sehingga bisa belajar sambil bermain. “Saya senang dalam acara ini diajarkan  membuang sampah yang benar sesuai dengan tempat sampah yang ada nama–namanya, ada buat sampah plastik, sampah kertas, dan sampah organik yang diberikan PT Aqua. Saya dan teman-teman akan menerapkannya di sekolah dan di lingkungan rumah,” katanya.(cep)