Hallobogor.com, Taiwan – Nama Margaret Wang mungkin asing di telinga orang Indonesia. Tapi tidak di Taiwan, gadis berusia berusia 32 tahun ini cukup dikenal disana. Margaret asli kelahiran Bogor, 10 Juni 1980. Jika di tahun 1988 silam di Jakarta tak terjadi kerusuhan, boleh jadi dia masih menetap di Indonesia bersama ayahnya, A. Kusumawidjaya.

“Saat itu Papa begitu khawatir jika saya masih tinggal di Indonesia. Karena kesuruhan tersebut saya harus mengungsi ke Taiwan ikut Mama. Kebetulan Mama merupakan mantan artis dan lobi sana-sini, akhirnya saya mendapat kesempatan main film,” urai Margaret Wang seraya mengenang kali pertama main di film berjudul ‘Be My Valentine’ di tahun 2000.

Berkat main di film ‘Be My Valentine’, putri Hsu Shu Cun yang asal Taiwan tersebut, terus kebanjiran tawaran untuk berkarir sebagai artis. Termasuk banyak diminta sebagai model iklan. Sampai-sampai artis kondang asal Hongkong, Michael Yeoh, mendapuknya ikut terlibat di produksi film ‘The Touch’.

Gadis penggemar mpekpek dan mahir bermain piano satu ini, malah sedang mempersiapkan diri untuk jadi seorang penyanyi profesional. “Semua itu berjalan seperti air mengalir. Saya sangat mensyukuri sekali. Yang jelas, Mama sebagai orang yang paling berperan dalam proses perjalanan dunia karir keartisan saya di Taiwan,” akunya.

Kendati kini sudah mendapatkan jenjang popularitas di Taiwan, Margaret Wang mengaku tetap rindu akan negeri sendiri yakni Indonesia. “Saya di Taiwan kan cuma kerja profesional. Indonesia merupakan rumah saya. Jadi, tak mungkin saya terus-menerus bertahan di Taiwan,” terang gadis yang punya tinggi badan 160 cm dan pelakon dalam puluhan judul film dan drama di Taiwan.

Tak heran pula jika namanya sudah lumayan dikenal d tingkat Asia. (rza).