Hallobogor.com, Bogor – Puluhan pengusaha catering, dekorasi dan weding organization yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) wilayah Jawa Barat, resmi dikukuhkan pada Rabu (31/8/16) di Gedung Wanita Jalan Sudirman Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, suasana Gedung Wanita pun di sulap dengan hiasan dekorasi dan ornament yang berasal dari para pengurus Aspedi wilayah Jawa Barat. Dekorasi ini menarik tamu undangan seperti berada disebuah acara pernikahan yang mewah. Kemeriahan acara peresmian inipun dihadiri langsung oleh Walikota Bogor Bima Arya dan Ketua Aspedi pusat Agung Heryono.

Ketua Aspedi wilayah Jawa Barat yang terpilih, Iyat Suciati Syarifudin Lubis mengatakan, kepengurusan Aspedi Jawa Barat sudah terbentuk dan saat ini sudah ada 40 orang anggota. Para anggota itu berasal dari pengusaha pengusaha weding organization, pengusaha dekorasi maupun pengusaha catering. Aspedi Jawa Barat ini tentunya akan menjadi wadah bagi para pengusaha-pengusaha agar dalam menjalankan usahanya selalu berkomunikasi, bekerjasama dan bisa bersaing secara sehat.



“Kita menghindari terjadinya saling sikut, persaingan tidak sehat maupun saling menjatuhkan antar pengusaha. Dengan adanya Aspedi ini, diharapkan semua pengusaha bersatu dan saling bekerjasama dalam menjalankan usahanya masing masing,” katanya.

Kedepan, lanjut Suci, sudah disiapkan berbagai program yang akan digulirkan bagi para anggota Aspedi, terutama para pengusaha yang belum bisa menjalankan usaha dekorasi maupun belum mahir dalam bidang dekorasi. Saat ini berbagai usaha yang sudah berjalan diantaranya dekorasi pernikahan, khitanan, catering maupun dekorasi untuk berbagai kegiatan rapat-rapat.

“Dalam kepengurusan ini yang dikedepankan adalah kebersamaan. Semoga dengan adanya Aspedi ini, semua pengusaha catering, dekorasi maupun weding organization bersaing sehat dalam menjalankan usahanya,” harapnya.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, saat ini banyak kecendrungan pernikahan itu serba minimalis tidak mengakar kepada tradisi budaya lokal. Dengan adanya Aspedi ini, diharapkan setiap ada pernikahan itu selalu menampilkan dan mempertahankan tradisi budaya. Aspendi juga harus terus mendorong bangkitnya produk-produk lokal melalui event-event yang dilaksanakan Aspedi sehingga seluruh produk lokal khususnya Bogor bisa berkembang.

“Ditengah persaingan pasar bebas, Aspendi sangat relevan meningkatkan kapasitas dari anggota anggotanya untuk bersaing dengan para organization dari luar negeri, karena saat ini banyak hotel hotel yang sudah bekerjasama dengan para weding organization, dan biasanya susah untuk dimasuki oleh para pengusaha lokal. Kita berharap Aspedi ini bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Bogor,” jelasnya.

Bima menambahkan, kedepannya semoga Aspedi bisa menggelar sebuah pameran maupun lomba dekorasi yang bisa menonjolkan budaya Bogor. (dan/ndy)