Hallobogor.com, Bogor – Mendapati kabar Lipss Club bakal ditutup oleh Pemkot Bogor, pemilik Lipss Club angkat bicara. Pihak Lipss club mengklaim kejadian terjadi di parkiran umum depan ruko Tiara, yang berjarak 50 meter dari parkiran Lipss Club. 

Pihak Lipss Club juga keberatan apabila penutupan tetap dilakukan, dengan alasan pemicu keributan bukan dari dalam club. 

“Pada Senin (22/1/2018) malam Lipss club akan buka seperti biasa,” kata pemilik Lipss Club Edi Susanto.

Edi Susanto mengatakan, terkait adanya kejadian keributan anggota Brimob Briptu AR dengan F yang merupakan kader Gerindra hingga menewaskan F, dirinya tidak mengetahui. Hanya ada laporan dari karyawan Lipss bahwa ada bentrokan didekat Lipss Club tepatnya di depan Tiara yang merupakan parkiran umum.

“Jadi jauh dari Lipss Club. Yang ramai di media adalah kejadian di depan Lipss. Itu salah. Saya mengklarifikasi itu di parkiran umum. Masalah bentrokan menurut laporan pekerja Lipss, di parkiran yang satu pakai motor mau keluar dan mobil mau masuk,” ungkapnya.

“Kami semua dari pihak Lipss, karyawan maupun keamanan, tidak mengetahui itu. Saat ada suara tembakan pihak keamanan dari Lipss lari keluar. Barulah di situ diketahui adanya kejadian orang tertembak,” tambahnya.

Edi menegaskan, kejadian dekat jalan raya, sementara Lipss posisinya di dalam sekitar 50 meter dari jalan raya. 

“Kalau masalah izin lipss sudah berusaha melengkapi, dahulu pernah dirazia Wali Kota Bogor. Beliau sudah melihat surat-surat kami, kalau ada perubahan administrasi kami tidak mengetahuinya,” tegasnya.

Edi menjelaskan, kalau surat izin pihaknya tidak lengkap mungkin dahulu sudah ditegur atau ditutup saat razia oleh Wali Kota Bogor. Pihaknya tidak pernah mau melanggar aturan, tapi mengikuti ketentuan yang ada.

“Saya mengikuti pemerintah, kalau saya mempunyai salah silakan. Saya akan menerimanya. Kalau saya ditutup, apa salahnya? itu pertanyaan saya. Saya juga tidak mengenali pihak-pihak yang keributan, bahkan bukan member Lipss,” terangnya.

“Kalau sekarang terpasang police line, orang akan takut datang ke Lipss. Saya takut ada dampak terhadap Lipss maka diambil keputusan tutup sementara. Hari Senin (22/01/18) saya akan buka kembali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menegaskan tidak akan memperpanjang izin tempat hiburan malam yang bermasalah. Hal tersebut karena adanya kasus penembakan yang menyebabkan satu orang tewas dan satu kritis di areal parkir Lipss Club & Karaoke, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. (dns)