Hallobogor.com, Cijeruk – Berbekal motto “Kualitas adalah Prioritas” Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang Bogor, melaksanakan tugas pokoknya yaitu produksi, pengembangan dan distribusi embrio ternak, dalam rangka pengembangan peternakan Indonesia sesuai dengan Visinya menjadi sumber benih dan bibit ternak unggul nasional.

BET Cipelang menjadi salah satu motor penggerak mendukung pemerintah dalam penyedian benih dan bibit ternak unggul.

Sejak akhir tahun 2008 BET Cipelang dipimpin oleh seorang kepala Balai yaitu Ir.Tri Harsi, MP. Beliau lahir di Pati, 26 Desember 1965 dan menempuh pendidikan SMPN I Juana, SMAN I Pati dan Fakultas Peternakan (S1 dan S2 di Unsoed).

Motto yang dipegang Ir.Tri Harsi,MP. adalah “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini”.

BET Cipelang berada di Kabupaten Bogor tepatnya di Desa Cipelang Kec. Cijeruk Kabupaten Bogor Jawa Barat, dilereng gunung salak dengan ketinggian 700 – 1.700 mdpl, suhu rata2 18 – 22oC kelembaban 70 – 85%. Luas lahan keseluruhan ada 90 Ha berbukit dengan kemiringan 8 – 50 % yang dimanfaatkan untuk bangunan 21.5 Ha, Lahan Produksi HPT 30 ha, Lahan Pembibitan HPT 3 Ha dan lahan konservasi 35,5 Ha.

Sampai dengan oktober 2015 jumlah populasi yang ada 673 ekor yang terdiri dari sapi (Simmental, Limousin, Bali, Madura, SO/PO, FH, Brangus, Angus, dan Wagyu).

Perkembangan BET Cipelang telah berjalan sangat pesat. Karena sejak BET Cipelang diresmikan pada tahun 1994 s/d 2009 jumlah populasi di BET Cipelang hanya berkisar 125 – 150 ekor. Sedangkan sekarang sampai dengan oktober 2015 jumlah populasi sudah mencapai 673 ekor yang terdiri dari Sapi (simmental, Limousin, Bali, Madura, SO/PO, FH, Brangus, Angus, dan Wagyu).

Bukan hal yang mudah memelihara sapi sebanyak 673 ekor dengan kondisi lokasi lahan terbatas, sangat curam dan berbukit. Namun dengan berbagai upaya dan dukungan dari pusat BET Cipelang telah mampu mengahasilkan bibit unggul berkualitas.

Salah satu capaian yang telah di lakukan oleh BET Cipelang antara lain adalah Swasembada pejantan unggul pada tahun 2013, yaitu suatu program mengurangi/menghentikan import penjatan/Bull dari luar negeri untuk kebutuhan produksi semen beku Nasional dan import betina/donor.

Pejantan Unggul/Bull hasil Transfer Embrio (TE) telah banyak banyak dimanfaatkan oleh Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari (BBIBSingosari), Balai Inseminasi Buatan Lembang (BIB Lembang) dan BIBD yang di didaerah, Yang mana harga pejantan/Bull tersebut apabila import seharga 90 – 100 juta.

Selain tugas utama untuk menghasilkan Bibit Unggul. BET cipelang telah banyak menghasilkan petugas-petugas ahli reproduksi melalui BIMTEK IB, PKB, ATR, dan TE, serta telah ikut andil dalam meluluskan S1,S2, dan S3 dengan magang, PKL maupun penelitian di BET Cipelang yang bekerjasama dengan Perguruan Tinggi baik Swasta maupun Negeri antara lain IPB, UGM, UNPAD, UNAD, Udayana, Unram, Undip, UniBraw, Unair, UNSOED, Universitas Pakuan, Universitaas Juanda, Universitas Negeri Malaysia dan lain-lain.

Sedangkan penghargaan yang telah diperoleh oleh BET Cipelang antara lain WBK (wilayah Bebas dari Korupsi (2009, 2010, 2014), Terbaik III (tiga) PI Tingkat Eselon III tahun 2012 dan masuk nomisasi 5 besar Lomba Wibesite tingkat Kementerian Pertanian RI tahun 2015. (ein)