Hallobogor.com, Bogor – Bayi baru lahir dengan status orang tuanya pemegang kepesertaan Kartu Indonesia Sehat – Penerima Bantuan Iuran (KIS – PBI), apakah secara otomatis bayi menjadi peserta KIS – PBI?, atau ditanggung biaya persalinannya?. Ini jawabannya.

Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bogor, Anurman Huda, bayi baru lahir dari dari orang tua peserta KIS-PBI tidak otomatis menjadi peserta KIS-PBI. Bayi dapat didaftarkan dulu menjadi peserta mandiri, kemudian didaftarkan sebagai kelompok PBD di Disnakersostrans untuk bisa dimasukan dalam penangung Kemenenterian Sosial.

“Karena bayi baru lahir itu belum tercatat di data base Kementerian Sosial yang diuptade setiap 6 bulan sekali. Jadi selama masa tenggang belum diuptade, bayi tidak bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” kata Anurman, seperti dikutip Halloapakabar.com, Rabu (03/02/2016).



Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Rubaeah, untuk itu bagi orang tua peserta KIS-PBI begitu mereka melahirkan, bayi harus segera didaftarkan sebagai kelompok PBD di Disnakersostrans untuk kemudian dimasukan dalam data base di Kementerian Sosial. (cep/hrs).