Hallobogor.com, Bogor – Belum banyak tahu mengenai sosok Dedie A Rachim. Mantan pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini telah memantapkan diri untuk mendampingi Bima Arya Sugiarto di Pilwalkot Kota Bogor 2018-2013. 

Seperti apa Dedie di mata sahabat kecilnya? Musisi Gerry Herb, drummer dari grup band Yovie and Nuno, adalah salah satu sahabat Dedie Rachim sejak SMP. Ia pun bercerita mengenai sifat sesungguhnya sosok cucu dari RM Sadikin Wiriaatmadja, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor di era Walikota Achmad Syam itu.

Dedie, kata Gerry, dikenal memiliki sifat setia kawan dan mudah bersosialisasi, tanpa memandang latar belakang teman-temannya. “Kang Dedie temen SMP dan SMA saya. Orangnya terkenal setia, loyal, dalam mengerjakan apapun selalu serius, meski pada dasarnya dia itu sangat humoris,” ungkap Gerry usai perform bersama grup musik besutan musisi kawakan Yovie Widiyanto itu.



Ia menambahkan, Dedie kecil merupakan orang sangat peduli, tidak hanya dengan teman mainnya, melainkan dengan orang lain yang baru dikenal. “Dia baik. Sering mengumpulkan teman-teman ke rumahnya. Orangtuanya juga kan punya restoran, jadi sering ngajak makan gratis. Dari SMP sampai sekarang pun masih seperti itu. Saat ada teman kesusahan pun dia selalu bantu,” jelas pria yang mengaku tinggal di kawasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor itu.

Jiwa kepemimpinan Dedie, lanjut Gerry, sudah tampak sejak masih duduk dibangku sekolah. Berbagai organisasi diikuti oleh Dedie, termasuk OSIS. “Agak kaget juga Dedie bisa menjadi pejabat di KPK. Tapi beliau emang jiwanya berorganisasi ya sejak sekolah dulu. Karena kerjanya bagus, karirnya cepat naik juga,” ucap dia.

Gerry juga menaruh kebanggannya terjadap sosok Dedie yang rela meninggalkan lembaga KPK untuk berkiprah dan berkontribusi di Kota Bogor. “Kang Dedie orang Bogor asli. Jadi ketika dia memutuskan untuk berkiprah di Bogor ya kami dukung untuk berbuat sesuatu yang lebih baik lagi. Apalagi mendamping kang Bima Arya. Sekarang kan keliatan ya kerjanya. Bogor lebih indah, dan lain sebagainya. Dengan adanya Kang Dedie bisa saling support. Terlebih dengan background Kang dedie di KPK diharapkan bisa mewujudkan pemerintahan yang bersih,” pungkasnya.

Dedie A Rachim merupakan pria kelahiran Garut, Jawa Barat, 6 April 1966. Berkarir selama 12 tahun di KPK, Dedie pernah menduduki berbagai macam posisi strategis di lembaga anti-rasuah itu mulai dari Direktur Dikyanmas, Plt Direktur LHKPN, Plt Direktur Litbang, Plh Deputi Pencegahan dan terakhir di Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK.

Sebelum Lulusan sarjana Institut Teknologi Bandung (ITB) dan magister Universitas Indonesia (UI), ia merupakan siswa SD-SMP Budi Mulya Bogor, SMA Regina Pacis Bogor dan Alumni Pondok Pesantren Al Ghazaly Bogor. (cep)