Hallobogor.com, Ciawi – Kebutuhan akan air sangatlah vital bagi masyarakat dan petani, terlebih pada musim kemarau panjang seperti sekarang. Debit air irigasi yang berkurang drastis belakangan ini ternyata juga rawan memicu aksi kriminalitas dan gangguan keamanan.

Aksi saling bacok nyaris terjadi antara warga Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi dengan warga Desa Pancawati Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Dua warga desa yang didominasi petani itu memperebutkan saluran air irigasi yang bersumber dari Daerah Irigasi yang sama di LBC, kawasan Tapos.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Desa Cileungsi, H. Deden. “Ya, kalau tidak saya lerai, hampir terjadi perkelahian. Masyarakat masing-masing desa sudah pada kompak menenteng golok. Untung semua bisa selesai dan dua warga desa cepat sadar,” ungkapnya.

Menurut H. Deden, saat ini para petani rutin ronda pada malam hari untuk menjaga saluran air ke sawah dan kebun mereka.

Terpisah, persoalan irigasi juga terjadi di Kampung Ciletuh, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin. Sejumlah saluran irigasi debit airnya berkurang bahkan sebagiannya sudah mengering.

Berdasarkan pantauan Hallobogor, aliran air irigasi di setiap pintu air sebenarnya tidak bermasalah. Debit air cukup melimpah bahkan kualitas air cukup jernih. Hanya saja, persoalan mulai muncul di pertengahan saluran hingga ke hilirnya.

Beberapa persoalan tersebut, antara lain irigasi yang menyempit, dangkal, banyaknya sampah rumah rangga terutama plastik dan celana bayi bekas yang dibuang sembarangan ke saluran irigasi, banyaknya kebocoran, hingga perilaku nakal sebagian petani yang mengalirkan semua air irigasi ke sawahnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala UPT Teknik Pengairan dan Irigasi Wilayah Ciawi, Eka Sukarna, melalui Kasubag TU, Dedi, mengatakan, untuk memperbaiki saluran irigasi yang terdapat kebocoran, masyarakat bisa mengajukan perbaikannya kepada pemerintah.

“Silakan ajukan perbaikan kepada pemerintah. Masyarakat dan petani bisa mengajukannya melalui Pemerintah Desa, nanti akan masuk anggaran pemeliharaan,” katanya.(cep)