Hallobogor.com, Bogor – Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto menyebutkan bahwa kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-537 di Jalan Jenderal Sudirman Kota Bogor, Minggu (30/6/2019) sebagai bukti bahwa perbedaan pilihan dalam kontestasi pemilu tak merusak persahabatan keduanya.

“Acara ini menyejukkan suasana kebatinan rakyat Indonesia dengan kedatangan Mas Anies. Ada simbol yang kuat bahwa apapun pilihannya, di manapun partainya, kita tidak memutus persahabatan,” ujarnya kepada di Bogor usai acara bertajuk Helaran Seni Budaya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku banyak memperbincangkan persoalan antara Bogor dan Jakarta dengan Anies Baswedan, terutama mengenai transportasi di kedua daerah tersebut.

“Kita lebih erat lagi menyelesaikan persoalan. Kita banyak bicara dengan Pak Anies tentang transportasi,” kata Bima.

Saat Helaran Seni Budaya berlangsung, keduanya sempat tampil bertarung silat di tengah kerumunan masyarakat hang hadir. Menurut Bima, pertarungan itu tidak direncanakan, alias spontan.

“Spontan tadi, loh kok ada Betawi di Bogor, turun yuk Pak Gub. Ayo kata dia gitu. Ya tadi kan bertarung, tapi habis itu kita pelukan. Jadi ada saatnya bertanding dan bersanding,” tuturnya.

Sementara itu, Anies Baswedan mengaku siap berkolaborasi dengan Pemkot Bogor dalam menyelesaikan persoalan antara Kota Bogor dan DKI Jakarta. Persoalan kedua daerah ini yang perlu ditanggung bersama terbilang banyak.

“Insyallah hubungan Jakarta dan Bogor akan saling mendukung dan akrab kita bersaudara, bertetangga dan banyak warga Bogor yang berkegiatan di Jakarta. Sebaliknya kita punya banyak asalah kita selesaikan bersama,” ujar Anies.

Meski PAN berada di koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada kontestasi Pilpres 2019, tapi Bima Arya secara terang-terangan mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Demikian, seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (fik)