Konsultasi Hukum, bersama : Joko Mulyono SH MH

PERTANYAAN :
Saya seorang muslim, istri saya dinyatakan oleh dokter kandungan rahimnya harus diangkat karena terkena cancer karena itu saya dan istri setujui demi kelangsungan hidupnya, namun kami belum punya keturunan dapatkan hal tersebut dijadikan alasan untuk mengajukan izin berpoligami? (Sutriyono, Jakarta)

JAWABAN :
Beristeri lebih satu orang pada waktu bersamaan, terbatas hanya sampai empat isteri, syarat utama beristeri lebih dari seorang, suami harus mampu berlaku adil terhadap ister-isteri dan anak-anaknya. Apabila syarat utama tidak mungkin dipenuhi, suami dilarang beristeri dari seorang.

Suami yang hendak beristeri lebih dari satu orang harus mendapat izin dari Pengadilan Agama. Perkawinan yang dilakukan dengan isteri kedua, ketiga, atau keempat tanpa izin dari Pengadilan Agama, tidak mempunyai kekuatan hukum. Pengadilan Agama hanya memberikan izin kepada seorang suami yang akan beristeri lebih dari seorang apabila isteri : tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai isteri; mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan; tidak dapat melahirkan keturunan.

Selain syarat utama yang disebut di atas maka untuk memperoleh izin pengadilan Agama, harus pula dipenuhi syarat-syarat yang ditentukan pada Pasal 5 Undang-Undang No.1 Tahun 1974 yaitu : adanya pesetujuan isteri; dan adanya kepastian bahwa suami mampu menjamin keperluan hidup ister-isteri dan anak-anak mereka. Demikian semoga bermanfaat.

Joko Mulyono, S.H., M.H., Advokat & Konsultan Hukum di Kantor Advokat & Konsultan Hukum Arwin Siregar & Associates, untuk berkomunikasi, hub sms/wa : 0811854927