Hallobogor.com, Bogor – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor gencar melakukan sosialisasi program sertipikasi Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) untuk tahun 2016 di Kota Bogor. Sertipikasi bagi klasifikasi masyarakat berpenghasilan rendah ini, di tahun 2016, BPN hanya akan menampung kuota sebanyak 250 bidang di Kota Bogor.

“Sosialisasi program Prona tahun 2015-2016 sudah mulai kami lakukan, namun untuk kuota bidang dibatasi sebanyak 250 saja,”ujar Kepala Kantor BPN Kota Bogor, Yulia Jaya Nirmawati ditemui diruang kerjanya, Selasa (17/11).

Program Prona yang diselenggarakan BPN, lanjut Yulia, berdasarkan Keputusan Mendagri nomor 189 tahun 1981 tentang Prona, bertujuan untuk memproses pensertipikatan tanah secara masal sebagai perwujudan daripada program catur tertib bidang pertanahan.

Yulia juga mengatakan, klasifikasi mayarakat yang berhak mengikuti program tersebut didominasi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Selain itu, untuk batasan luas bidang maksimal 200 meterpersegi. “Mengapa luas dibatasi hanya 200 meterpersegi saja, karena jika lebih dari itu, maka masyarakat akan menanggung lebih besar untuk membayar pajaknya,”ujarnya.

“Harapan kami sih digratiskan mengenai pajaknya tapi apa boleh buat, makanya kami batasi saja hanya 200 meterpersegi,” tuturnya,”sambung Yulia.

Meski program Prona 2015 telah rampung, pihaknya terus gencarkan sosialisasi kepada masyarakat dari sekarang. Hal itu, agar pada tahun 2016 awal program tersebut dapat langsung dijalankan,” Jadi sebelum bulan Desember akhir tahun, bulan April tahun 2016 sudah bisa selesai,”pungkasnya. (dan)