Hallobogor.com, Kota Bogor – Tembok pagar hotel sepanjang 20 meter dengan tinggi 1,5 meter berada di Jalan Halimun, Kelurahan Babakan, Bogor Tengah Kota Bogor, atau tepatnya depan rumah dinas (rumdin) Dandim 0606/Kota Bogor, ambruk, Senin (23/1/2017).

Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa terjadi sekira pukul 14.30 WIB, namun akses jalan untuk sementara waktu terputus tidak bisa dilalui kendaraan aktivitas masyarakat.

“Tembok pagar itu ambruk sekitar jam setengah tiga-an. Gak ada korban jiwa karena saat kejadian jalan sedang sepi, dari pekerja di lokasi juga tak ada korban,” kata seoarang warga, Yudi Haryandi (28).

Ia menuturkan, sesaat sebelum tembok itu ambruk dirinya sempat dikejutkan dengan suara keras seperti reruntuhan tembok.

“Saya lagi di dalam rumah, saat itu tiba-tiba terdengar suara ‘bruuk’. Pas dicek ternyata tembok depan rumah ambruk,” ujarnya.

Tepisah, Pelaksana Pekerjaan Eddiyas mengatakan, tembok pagar itu ambruk diduga lantaran tak kuat menahan beban tanah dalam plenter box untuk tanaman.

“Plenter box itu untuk tanaman dan prosesnya sedang memasukkan tanah dilakukan sejak tiga hari lalu, tiba-tiba ambruk hari ini,” katanya.

Menurutnya, pembangunan hotel sempat terhenti lama dan pihaknya baru mendapat perintah pengerjaan dari pemilik tiga hari lalu. “Soal adanya segel saya tidak tahu, katanya sudah diurus IMB-nya,” ungkapnya.

Tembok pagar yang ambruk juga mengakibatkan salah satu pohon tumbang dan menimpa jaringan kabel telepon. Petugas Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Pemukiman tiba di lokasi langsung mengevakuasi pohon.

Sementara itu, informasi yang didapat, pembangunan hotel tersebut sempat disegel pada tahun 2014 oleh Satpol PP karena berkaitan dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (ris)