Hallobogor.com, Caringin – Ribuan buruh yang berasal dari puluhan pabrik di kawasan selatan Kabupaten Bogor kembali melakukan aksi. Lantaran jumlahnya sangat banyak dan melakukan longmarch, aksi mereka sempat memacetkan arus lalu lintas di jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sepanjang 6 kilometer.

Pantauan hallobogor.com, aksi massa buruh dari berbagai perusahaan yang tergabung dalam berbagai aliansi serikat pekerja itu berkonsentrasi di Pasir Muncang. Dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, mereka sempat melakukan longmarch, konvoi, dan melakukan sweeping ke setiap pabrik untuk mengajak buruh lainnya melakukan unjukrasa.

Sweeping mereka lakukan hingga ke kawasan Ciherang Pondok dan Ciawi. Tak sedikit perusahaan yang menyiagakan tenaga keamanan dibantu kepolisian untuk mengantisipasi keamanan.

Selanjutnya buruh melakukan konvoi untuk menuju Kantor Pemkab Bogor di Cibinong bergabung dengan ribuan buruh lainnya.

Menurut salah seorang koordinator aksi, Budi, aksi buruh untuk menolak Peraturan Pemerintah (PP) 78 Tahun 2015 tentang pengupahan serta penetapan upah minimum kota/kabupaten (UMK) rendah.

“Kami akan melakukan aksi dengan damai. Kami hanya menuntut hak kami yang sesuai menurut UUD yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Kami sudah melakukan upaya, namun sampai saat ini belum ada jawaban yang pasti. Pemerintah terkesan berpihak ke kapitalis. Kami akan terus melakukan aksi sampai tuntutan kami dipenuhi,” ungkap Budi.

Buruh lainnya juga terus berorasi. “Tolonglah, kami bukan keledai, tapi kami manusia yang profesi kami sebagai buruh, hanya menuntut hak kami dan itupun yang sudah ditentukan”. (wan)