Hallobogor.com, Caringin – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menyelenggarakan musyawarah perencanaan (Musren) tahunan pada hari Senin (30/5/2016) sampai dengan Kamis (2/6/2016), di Kinasih Resort & Conference, Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seiring dengan kebijakan Presiden dalam perencanaan dan penganggaran dengan penghematan, maka pada Musren tahun ini mengangkat tema “Perencanaan Integratif – Partisipatoris Berbasis Money Follow Program Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)”.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, dalam kegiatan Musren yang dihadiri oleh seluruh pejabat eselon I, II, dan III baik di pusat maupun daerah ini, juga dilaksanakan tes urine sebagai bentuk integritas seluruh anggota BNN dalam memberantas Narkoba.

Dalam sambutannya, Kepala BNN, Komjen Pol. Budi Waseso alias Buwas, berharap bahwa kegiatan Musren ini dapat meningkatkan kinerja BNN di tahun 2017 mendatang. “BNN harus dapat mengelola anggaran dengan efektif dan efisien. Setiap program harus jelas, terperinci, dan terukur sehingga output dan outcome dapat benar-benar terlihat,” katanya.

Buwas menambahkan bahwa anggaran bukan hanya yang penting untuk diserap. “Tetapi semua jajaran harus memiliki pandangan yang sama bahwa hasil dari program yang dianggarkan harus lebih besar daripada nilai anggaran itu sendiri,” tegasnya.

Dijelaskannya, tolak ukur keberhasilan untuk tahun 2017 adalah menahan laju prevalensi. Di mana ke depan ada 11 provinsi yang akan menjadi perhatian prioritas karena memiliki angka prevalensi di atas 2%. Sedangkan provinsi-provinsi lain yang tidak termasuk dalam 11 provinisi tersebut tetap melakukan program dan kegiatan berimbang

Buwas menghimbau pelaksanaan P4GN jangan hanya bergantung pada anggaran negara semata, karena sangat terbatas. Melainkan harus dapat menjalin kerjasama dengan masyarakat secara efektif dan memanfaatkan potensi-potensi wilayah dalam rangka P4GN.

“Tahun 2017 operasi bandar narkoba akan diperbanyak sehingga anggota di lapangan harus lebih siap,” sebutnya.

Menurut Kepala BNN, semua anggota harus mampu menunjukkan kinerja dan tanggung jawab kepada negara. “Kita bekerja untuk menyelamatkan jiwa dan raga generasi bangsa,” ungkapnya. (cep)