Hallobogor.com, Bogor – Kontestasi menuju gedung parlemen belakangan ini semakin memanas. Perang darat dan udara antar kandidat mulai terjadi.

Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR-RI Partai Nasdem Dapil V Kabupaten Bogor, Rizayati, salah satunya. Ia mengaku menjadi korban kampanye hitam oknum tak bertanggung-jawab.

Nama politikus 34 tahun ini dicatut dalam sebuah pemberitaan media online dengan narasumber Direktur CV. Tjita Irsada Raya.

Berita miring yang dianggap telah mencemarkan nama baiknya itu, terkait dengan program rumah bersubsidi di Lampung. Pimpinan perusahaan pengembang perumahan, kata Rizayati, juga caleg DPRD di Lampung dari partai berbeda.

“Jadi diberita itu dituliskan kalau saya katanya telah menipu dirinya dengan mengaku sebagai pegawai di Sekretariat Negara. Saya disebut menjanjikan pencairan dana kompensasi untuk rumah bersubsidi di Lampung yang sampai hari ini belum juga dicairkan,” kata Rizayati di Museum Balaikitri Komplek Istana Bogor, Sabtu (14/11/18) lalu.

Rizayati dengan tegas mengatakan, isi berita terkait dirinya tersebut sangat tidak benar dan tanpa ada dasar. Caleg DPR RI ini merasa sangat dizolimi dengan pemberitaan yang menyesatkan. Apalagi, media terkait tidak melakukan konfirmasi kepada dirinya. “Saya difitnah berita itu tidak benar,” ucapnya.

Rizayati menjelaskan, selama ini dalam pembangunan rumah bersubsidi untuk rakyat yang ia gawangi tidak pernah ada masalah dan selalu lancar dalam pengerjaan maupun keuangan.

“Sakit hati saya ini difitnah seperti itu. Kok ada orang tega macam itu?,” tegas dia.

Rizayati menyatakan, informasi terkait rumah subsidi di Lampung tersebut sangat merugikan dan telah mencemarkan nama baiknya. Untuk itu, ia akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Ya untuk membuktikan kebenaran bahwa tidak pernah terlibat dari yang ditudingkan kepada saya,” ujarnya.

Sebagai klarifikasi, Rizayati menjelaskan, bahwa proyek rumah subsidi yang ia kerjakan di Lampung dan Manado tidak ada masalah apa-apa. Semuanya berjalan sesuai perencanaan. “Semuanya baik-baik saja,” tandasnya. (dns)