Hallobogor.com, Cariu – Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, Siti Nurianty, melakukan peninjauan ke lokasi kekeringan di kelompok tani Berkah Saluyu Desa Babakan Raden dan kelompok tani Bagjasari Desa Cikutamahi, Kecamatan Cariu, Rabu, 1 Juli 2015.

Kekeringan yang melanda Kecamatan Cariu dapat berdampak pada gagal panen atau puso. Di kelompok tani Berkah Saluyu, Babakan Raden, luas lahan sawah yang terancam puso akibat kekeringan mencapai sekitar 40 ha, sisanya 6 ha terancam kekeringan kategori ringan, sedangkan di kelompok Bagjasari, Cikutamahi, luas lahan sawah yang terancam kekeringan dengan kategori berat seluas 25 ha dan kategori sedang sebanyak 10 ha.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Distanhut juga memberikan bantuan 1 unit pompa air ukuran 3 inci ke kelompok Bagjasari, sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kekeringan. Pompa air tersebut diharapkan mampu mengairi lahan sawah yang terdampak kekeringan sehingga mampu mencegah terjadinya puso atau mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.

Siti Nurianty juga berpesan agar pompa air yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Hadir pada kegiatan tersebut Dandim Kabupaten Bogor, Kepala Bidang Tanaman Pangan Distanhut, Danramil Cariu beserta jajarannya, dan Kepala UPT PTPH XVI Wilayah Cariu beserta jajarannya. (kab)