Hallobogor.com, Ciawi – Warga di beberapa desa di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, masih terus merasakan kekeringan. Warga kesulitan mendapatkan air bersih karena air sumur surut dan air PDAM juga macet.

Kesulitan mendapatkan air bersih ini di antaranya dirasakan warga Desa Bitungsari. Seperti dituturkan Lili, warga setempat, keluarganya sudah lama menjadi pelanggan PDAM tapi sejak musim kemarau aliran air selalu macet.

“Di sini (Bitungsari, red) kan tidak ada sumber air lain. Kalau menggali sumur banyak yang tidak keluar air, hanya sebagian warga saja. Hampir semua warga di sini menjadi pelanggan PDAM tapi belakangan ini aliran air PDAM tidak normal baik ke rumah saya maupun ke warga lain,” ungkapnya.

Dewi, tetangga Lili, membenarkan kondisi tersebut. “Ya, bener aliran air ke rumah saya sudah 4 hari ini tidak ada, dari Sabtu malam Minggu. Padahal kalau bayar tagihan mah tetap saja normal,” ujarnya.

Warga lainnya, Hendra, meminta PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor meningkatkan layanan kepada pelangannya terutama masyarakat kecil. “Tolonglah kepada para petugas PDAM tingkatkan pelayanannya, karena kami pun membayar tagihan tiap bulan,” tegasnya.

Hal serupa ditandaskan warga Desa Banjarwaru dan Bendungan. Bahkan warga sempat mengancam akan mengontrog Kantor Unit PDAM di Banjarwaru. “Anehnya air PDAM yang dijual ke pemilik bisnis air curah di seberang Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi selalu lancar, padahal kami juga pelanggan,” tandas Ij, warga Banjarwaru.(wan)