Hallobogor.com, Bogor – Usai melantik pengurus keluarga besar FKPPI Kabupaten Bogor, Komandan Kodim 0621 Letkol (Inf) Harry Eko Sutrisno selaku Ketua Dewan Pembina meminta Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Purnawirawan Indonesia) FKPPI untuk membangun persatuan antara putra anak prajurit TNI dan Polri, meneruskan perjuangan para orangtua dan melakukan penataan organisasi FKPPI yang independen dan mandiri.

Dia juga meminta ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada tahun 2019 mendatang tidak menjadikan organisasi FKPPI pecah dan malah membuat organisasi ini semakin kuat.

“Sebagai pembina organisasi FKPPI, kami sebagai pembina meminta anak dari purnawirawan TNI dan Polri ini berperan aktif dan inovatif dalam membantu masyarakat, Pemkab Bogor maupun pemerintah pusat. Walaupun nanti anggota FKKPI berbeda pilihan dalam Pilpres maupun Pileg kami berharap organisasi ini tetap independent, mandiri kompak dan solid,” ujar Letkol (Inf) Harry, Minggu (25/11/2018).

Kepala Kesbangpol Kabupaten Bogor dan mantan Ketua FKKPPI Kabupaten Bogor, Wawan Darmawan, wadah Keluarga Besar FKPPI adalah rumah besar dari organisasi anak Angkatan Udara, Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Polri.

“Masing-masing angkatan punya organisasi sendiri hingga butuh wadah seperti Keluarga Besar FKPPI untuk mempersatukan anak-anak purnawirawan TNI dan Polri,” kata Wawan.

Senada dengan Komandan Kodim 0621, dia mengingatkan agar organisasi Keluarga Besar FKPPI independen dan punya hak fungsi kontrol sosial terhadap pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Selain independen dan punya hak fungsi kontrol sosial FKPPI juga bisa bermitra dengan pemerintah daerah, TNI maupun Polri untuk bermanfaat dan sama-sama membangun bangsa ini,” tambah mantan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga ini.

Boy Herman Josep selaku Ketua Keluarga Besar FKPPI Kabupaten Bogor periode 2018-2022 menjelaskan akan berupaya untuk mensejahterakan seluruh anggota FKPPI.

“Minimal kami mensejahterakan anggota FKPPI, lalu tugas selanjutnya bekerjasama dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri turut memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” jelas Boy.

Dia melanjutkan akan menjalankan organisasi Keluarga Besar FKPPI secara profesional dan mensinergikan dengan anak-anak organisasinya.

“Kami akan merangkul organisasi di tiap angkatan, generasi muda, generasi pelajar, wanita FKPPI dan Rescue FKPPI. Dalam waktu dekat kami akan memberikan pelatihan untuk anggota Rescue FKPPI karena 27 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor masuk dalam wilayah rawan bencana hingga kami menginginkan anggota untuk tanggap bencana,” lanjutnya. (cep)