Hallobogor.com, Bogor – Komandan Resor Militer (Danrem) 061/Suryakancana (SK), Kolonel Inf. Mirza Agus, mengajak semua pihak untuk bersatu padu bergandengan tangan melawan terorisme. 

“TNI sudah berkomitmen. Terorisme adalah kejahatan negara,” ujarnya di sela acara buka puasa bersama dengan keluarga besar TNI dan insan pers di Hotel 1O1 Bogor Suryakancana, Kamis (1/6/2017).

“Tak ada untungnya pelihara radikalisme. Sesuai pernyataan presiden, tak ada kompromi dan tolerir lagi untuk terorisme,” sambungnya.

Terkait hal itu, Danrem 061/SK juga menyinggung soal keberadaan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). “Jangan sampai ada pemaksaan dalam bingkai kebhinekaan dan kebangsaan. Terkiat HTI, saya sering berdiskusi dengan HTI, tak pernah nyambung,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kolonel Inf. Mirza Agus mengimbau agar semua pihak tetap menjaga silaturahmi dan komunikasi yang baik di masyarakat. “Daya mengharapkan tak ada gejolak jelang Idul Fitri misalnya terkait pangan. Dan sampai hari keenam kegiatan ibadah puasa tetap kondusif. Tak seperti di daerah lain yang diwarnai bencana alam. Saya juga meminta maaf kalau ada prajurit yang tidak baik, baik di Bogor, Sukabumi, Cianjur,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 061/SK juga menyerahkan penghargaan kepada komunitas Kapuk yang konsen dalam upaya pelestarian cagar budaya di Bogor. (cep)