Hallobogor.com, Bogor – Memasuki awal tahun politik 2018, warga Kota Bogor bisa melupakan sejenak hiruk pikuk politik menjelang Pilkada dan menyaksikan pameran tunggal lukisan karya R. Yan Mulyana. Kehadiran pameran ini menjadi menarik, mengingat pelukis seringkali kesulitan memamerkan karya yang selama ini dibuatnya.

Pameran sebagai wujud apresiasi kepada seniman ini digelar Dapur Pelukis Bogor bekerjasama Yayasan KPJ Merdeka Bogor. 

R. Yan Mulyana akan berpameran di Lippo Plaza Keboen Raya pada 6-31 Januari 2018 dalam judul “Menembus Batas Lukis Naturalis”. “Kita punya gagasan untuk memberdayakan perupa atau pelukis. Kriterianya adalah konsistensi, karya bagus dan inspiratif, tapi belum punya tempat apresiasi atau belum diwadahi,” kata Hendra Setiawan atau Jefry sebagai promotor  penyelenggara pameran lukis.

R. Yan Mulyana alais Adum merupakan pelukis yang sudah mempunyai reputasi di Kota Bogor. Pria yang memiliki gaya lukis naturalis ini juga aktif dalam keorganisasian seni di Kota Bogor, seperti Himpunan Pelukis Bogor (HPB), Himpunan Seni Rupa Bogor (HISBO), Sanggar Muda yang diketuai oleh Ronal Djaling dan kini menjadi motor di komunitas Dapur Pelukis Bogor (DPB).

“Ada banyak sebenarnya karya beliau. Tapi belum ada kesempatan untuk melakukan pameran tunggal. Yang dipamerkan ada gaya naturalis, realis hingga ekspresionisme,” ucap Jefry.

Karena itulah, Dapur Pelukis Bogor akan terus bergerak mewadahi seniman Kota Bogor yang produktif berkarya. Jefry mengungkapkan, setelah pameran karya R Yan Mulyana, ia segera mempersiapkan pameran tunggal karya Yana WS, perupa asal Bogor yang sangat dikenal di Indonesia.

“Dapur Pelukis Bogor hanya salah satu komunitas di Bogor yang berusaha eksis dan mengakomodir siapapun perupa yang memiliki produktivitas dan progresif dalam mengembangkan karya seni,”  tandas Jefry. (dns)