Hallobogor.com, Bogor – Partai Demokrat Kota Bogor rupanya sudah mempersiapkan strategi dan regenerasi kepemimpinan di Kota Bogor selain mematangkan pemenangan untuk Pilkada tahun 2018. Partai Demokrat menyatakan sedang mempersiapkan Dedie Abdul Rachim menjadi Wali Kota Bogor berikutnya setelah nanti Bima Arya tak lagi menjadi wali kota.

Karena itu, Partai Demokrat Kota Bogor berencana menarik Dedie masuk ke dalam perahu Demokrat. “Hal ini sudah disampaikan pula ke Bima Arya agar mempersiapkan Kang Dedie menjadi wali kota berikutnya,” kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Bogor, Ferro Sopacua, di Gumati Cafe Jalan Paledang, kemarin.

Ferro mengatakan, kunci untuk mencapai itu tergantung kesuksesan pasangan Bima-Dedie pada Pilwakot Juni 2018 mendatang yang saat ini diusung Partai Demokrat bersama PAN, Golkar, Nasdem, PBB, Hanura, serta Perindo sebagai pendukung.

“Seluruh kader Demokrat yang merupakan pion catur siap berkontribusi sebanyak 50 persen suara dari jumlah suara pemilih yang ada di Kota Bogor. Setelah deklarasi nanti, kami akan turun untuk bekerja bersama-sama demi memenangkan pasangan Bima-Dedie. Dengan modal suara yang ada, kami targetkan menang di angka 50 persen lebih,” tegasnya.

Target tersebut, kata Ferro, sangat beralasan sebab di tubuh koalisi lima partai sudah mempunyai modal 230 ribu suara lebih. Belum lagi dengan suara dukungan kader Perindo. “Jadi kami optimistis menang,” ucapnya.

Ferro mengatakan, dalam pertemuan yang dihadiri kader dari tingkat ranting, PAC hingga DPC ini, Demokrat menekankan kepada mereka untuk memenangkan Bima-Dedie termasuk pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar. (dns)