Hallobogor.com, Cibinong – Siapa berpasangan dengan siapa menjelang Pilkada serentak di Bogor mulai terang benderang. Demikian pula di Kabupaten Bogor, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor asal partai politik satu per satu mulai mengemuka.

Setelah Ade Yasin (PPP) resmi menggandeng Iwan Setiawan (Gerindra), kini masyarakat Tegar Beriman tengah menunggu kejutan dari saingan utamanya Ade Ruhandi alias Jaro Ade (Golkar). Siapa yang akan menjadi wakilnya di Pilbup Juni 2018 akan terang benderang antara tanggal 8-10 Januari 2018 ini saat pendaftaran ke KPU.

Namun bila mengikuti rangkaian acara akbar pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman Cibinong, Jumat pagi (5/1/2018), setidaknya arah koalisi mulai terbaca. DPD Partai Demokrat yang berkoalisi dengan DPD Partai Golkar di Jawa Barat berpeluang besar linier dengan di Kabupaten Bogor.

Setidaknya ini dikemukakan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Anton Sukartono Suratto. “Saya berharap seperti itu (Demokrat berkoalisi dengan Golkar) seperti di Jawa Barat,” ucapnya kepada awak media usai acara berlangsung.

Yang tak kalah menarik, jika Demokrat positif berkoalisi dengan Golkar maka siapa yang akan dipilih Demokrat untuk berpasangan dengan Jaro Ade. “Surprise dong, nanti akan ditetapkan tanggal 8, 9, 10. Besok atau lusa akan kami umumkan, akan ke mana, koalisi dengan siapa di Pilkada Kabupaten Bogor,” kata Anton.

Kendati demikian, beberapa hari sebelumnya beredar kabar bahwa dari sejumlah bakal calon hasil penjaringan Partai Demokrat, yang telah mendapat restu DPP adalah Inggrid Maria Palupi Kansil (Ingrid Kansil), mantan artis dan juga mantan Anggota DPR RI, istri dari Waketum Demokrat Syarifuhdin Hasan.

Selain telah beredar Surat Keterangan dari Polres Bogor mengenai pencalonannya, Inggrid Kansil juga nampak hadir di acara Demokrat Kabupaten Bogor bersama Deddy Mizwar yang saat ini resmi berpasangan dengan Dedi Mulyadi. (cep)