Hallobogor.com, Bogor РKepala Bidang Perikanan pada Dinas Pertanian Kota Bogor, drh. Wina menggelar sosialisasi budidaya ikan lele di Kampung Legok Muncang, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis (19/4/2018). Acara yang juga dihadiri Camat, Lurah, RT dan RW ini dalam rangka terus menggeber budidaya ikan lele di setiap wilayah.

Wina mengatakan, kondisi eksisting Kota Bogor saat ini untuk produksi ikan masih sangat rendah. Produksi ikan lele di tahun 2017 mengalami penurunan sebesar 39 persen. Selain itu tingkat konsumsi ikan di Kota Bogor pun sangat rendah dibanding dengan tingkat konsumsi ikan tingkat provinsi dan nasional. Untuk kota Bogor tingkat konsumsi ikan 27,26 kg per kapita per tahun, untuk provinsi 27, 27 kg per kapita per tahun dan untuk nasional 40 kg per kapita per tahun.

Dengan kondisi seperti ini Dinas Pertanian mengharapkan ada kenaikan produksi ikan di Kota Bogor. “Setelah di analisa penyebabnya adalah tingginya biaya produksi ikan, tingginya harga tersebut karena tingginya harga pakan atau pelet. Untuk produksi ikan 70 persen habis untuk pembelanjaan pakan. Oleh karena itu kami mengembangkan magot organik (Manik) yang akan diberikan sebagai bahan pakan bagi ikan lele,” ujar Wina.



Keunggulan dari Manik tersebut mudah didapat dan media yang digunakan pun sangat sederhana yaitu berasal dari dari limbah rumah tangga dan tentu ramah lingkungan. Manik ini jika dijual bisa menambah penghasilan bagi masyarakat.

“Jadi masyarakat selain mendapat penghasilan dari produksi lele juga dapat menambah penghasilan dari Magot tersebut,” katanya.

“Untuk saat ini kami sudah menyebarkan benih sebanyak 50 torn. Dalam setiap tornnya berisikan 100 ekor benih lele. Pada tahap kedua nanti akan kami sebarkan kembali sebanyak 3.000 benih lele untuk 30 torn. Jadi target keseluruhan sebanyak 50 torn,” paparnya.

Menurutnya, hasil panen lele yang berlebih bisa dijual baik berbentuk lele segar maupun hasil olahan. Pihak Distan sudah melatih cara mengolah lele dan membagikan peralatannya.

“Untuk pasarnya sendiri ikan lele sebenarnya mudah sekali karena kebutuhan lele di Kota Bogor sangat besar. Kami sudah persiapkan bila produksi lele di Legok Muncang ini meningkat akan disinergikan dengan kelompok pengolahan pemasaran (Poklasar) produksi ikan yang ada di Kota Bogor. Jadi mereka tidak mengambil bahan bakunya di luar Kota Bogor lagi,” imbuhnya. (dns)