Hallobogor.com, Bogor – Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ), Jalan Siliwangi, Rabu (5/9/2018). Sidak dilakukan guna melihat situasi dan kondisi pasca ditetapkannya Direktur Umum PD PPJ Deni Harumantaka menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) PD PPJ.

Pada kesempatan tersebut, Usmar Hariman mengatakan, dirinya datang untuk memastikan bahwa kinerja manajemen kantor PD PPJ tetap berjalan seperti biasanya walaupun salah satu pimpinan tertingginya sedang menjalani proses hukum.

“Kenapa demikian, karena proses pelayanan kepada masyarakat di bidang pasar harus tetap berjalan, karena pasar-pasar yang lain tidak tahu terkait dengan kejadian yang terjadi. Nah, alhamdulillah setelah berkeliling melihat situasi dan kondisi masih berjalan seperti biasanya, walaupun sebagian pimpinan tertinggi sekarang sedang dipanggil Walikota dari Direktur Operasional, Direktur Utama, dan para Kabag dikumpulkan di Balai Kota,” paparnya.

Menurut Usmar, tatanan pegawai bawah PD PPJ yang melaksanakan semua tugas sehari-hari tetap solid dan tetap semangat meski dalam kondisi prihatin.

Untuk penggantinya, lanjut Usmar, Pemkot Bogor akan coolling down dulu. “Dalam minggu ini Wali Kota akan coolling down, akan menerima masukan-masukan dan berbagai pertimbangan. Tapi memang betul bahwa untuk memaksimalkan kinerja yang tadi dimaksud tidak mungkin tidak, tapi harus ada pengganti sementara, harus ada keputusan dan mungkin di bawah Dirum itu harus mengambil keputusan terutama tentang pengelolaan keuangan di PD PPJ itu sendiri,” tegas Usmar.

Dalam hitungan satu minggu ke depan dipastikannya sudah ada pengganti atau pelaksana tugas (Plt) Dirum PD PPJ. “Untuk Plt-nya sendiri itu hak prerogatif Wali Kota. Tapi menurut saran saya ke kemungkinan akan diambil dari pemerintahan yang membidangi keuangan Plt-nya. Itu hanya sekadar saran. Bisa diambil dari Inspektorat. BPKAD bisa juga, dari bagian ekonomi yang menjadi pembina dari BUMD juga,” pungkasnya. (dns)