Hallobogor.com, Bogor – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat kembali menggelar Pasanggiri Seni Tari, Musik dan Teater antar Kota dan Kabupaten di Badan Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (BPPW) se -Jawa Barat.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, dalam pasanggiri yang berlangsung selama dua hari pada Selasa dan Rabu (19-20/04/2016) ini diikuti 6 daerah di propinsi Jawa Barat akan berunjuk kreatifitas di bidang tari, teater dan musik di Gedung Kesenian Kemuning Gading, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.

Adapun enam daerah yang akan tampil yaitu Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota Depok.



“Di ajang pasanggiri yang memasuki tahun ke tiga ini, kita sengaja membuat kegiatan dengan memperhatikan payung hukum untuk mengingatkan kita terutama aparat pemerintah bahwa dalam UUD 45 pemerintah berperan serta memajukan kebudayaan nasional. Jadi pemerintah harus hadir dalam rangka pelestarian pengembangan pemanfaatan seni yang tersebar di seluruh pelosok Jawa Barat,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan propinsi Jawa Barat, Drs. H. Nunung Sobari MM, usai membuka acara pada Selasa (19/4/16) malam pukul 08.00 Wib.

Nunung mengungkapkan, tujuan dari kegiatan ini Adalah untuk mewujudkan sebuah sistem pembinaan pengembangan dan pemanfaatan secara bertahap. Dalam penilaian yang penting adalah bagaimana mengemas/menyajikan pertunjukan yang menarik sehingga bisa menjadi ekonomi kreatif di wilayahnya masing-masing.

“Disini seniman daerah bisa berkreativitas sebebas mungkin. Dan diharapkan para seniman di daerah bisa termotivasi dalam berkreativitas mencipta karya yang berkualitas serta para juara dapat berjaya di tingkat Jawa Barat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor, Sahlan Rasyidi mengatakan, Kota Bogor memang salah satu kota yang memiliki karakteristik untuk pengembangan pelestarian budaya. Saya menyambut baik program seperti ini karena memang harus dilakukan di setiap daerah.

“Semoga dalam kegiatan yang rutin digelar ini dapat melahirkan juara yang terbaik khususnya bagi kota dan kabupaten yang belum mendapat prestasi. Berkarya adalah tugas kita bersama untuk betul-betul melestarikan dan mengembangkan kesenian yang ada di wilayah kita masing-masing,” pungkas Sahlan. (ndy).