Hallobogor.com, Ciawi – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor mendatangi rumah keluarga miskin yang ingin mengurus identitas diri. Hal ini sebagai bagian dari upaya pelayanan jemput bola terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan menggunakan kendaraan pelayanan keliling.

Hal tersebut seperti dilakukan petugas Disdukcapil Kabupaten Bogor pada Senin (2/5/2016). Petugas mendatangi tiga warga miskin penderita gangguan jiwa atas nama Dayat (80), warga Kampung Caringin RT 03/03, Ahmad Khaerudin (35) dan Waris Sugianto, warga Kampung Gugunung RT 04/01, Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi.

“Ketiga warga kurang mampu itu bermaksud membuat KTP Elektronik (e-KTP) agar dapat mengurus kartu BPJS,” kata penyuluh rujukan Desa Banjarsari, Rojanah, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Sementara itu, Yuli, salah satu anggota keluarga penderita, mengatakan, bahwa adiknya sejak lama sakit dan tidak memiliki kemampuan biaya untuk mengobatinya. Pihak keluarga juga kesulitan mendapatkan pelayanan dari Rumah Sakit akibat belum memiliki e-KTP.

“Sudah lama kedua adik saya saya ini mengalami sakit seperti ini. Saya yang merawat karena kedua orangtua saya sudah tiada. Sudah saya bawa juga ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi di Kota Bogor untuk dirawat, namun keterbatasan biaya terpaksa saya kembali merawat di rumah saja,” ungkapnya.

Yuli berharap dengan kelengkapan identitas diri yang dimiliki kedua adiknya dapat memuluskan perawatan di Rumah Sakit yang dibiayai oleh negara melalui kartu BPJS.(wan/jar)