Hallobogor.com, Bogor – Dinas Kendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor melakukan pendataan urbanisasi penduduk pasca Idul Fitri. Pendataan penduduk nonpermanen yang dimulai H+7 Lebaran ini guna mengantisipasi peningkatan penduduk pendatang baru ke Kota Bogor.

Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Dodi Achdiat, mengatakan, pendataan urbanisasi penduduk disebar di 15 titik dimulai di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur. Di 15 titik ini adalah kantung-kantung yang diperkirakan menjadi tujuan dari penduduk pendatang yang letaknya di daerah yang memiliki tempat kos-kosan.

“Salah satu tupoksi Kota Bogor adalah pengendalian dan pengawasan penduduk nonpermanen, yaitu penduduk yang sedang trend adalah penduduk pendatang pasca Lebaran yang berurbanisasi dan lain sebagainya,” ucap Dodi Achdiat, Selasa (3/7/2017).

Berdasarkan pengalaman, kata Dodi, dirinya meyakini tidak ada peningkatan jumlah penduduk secara signifikan. Pasalnya, Kota Bogor secara geografis maupun ekonomi bisnis bukan tujuan utama penduduk pendatang untuk mencari pekerjaan.

“Biasanya penduduk tersebut akan datang ke kawasan-kawasan industri seperti di Kabupaten Bogor atau Tangerang. Kalaupun ada, itu sifatnya transit di tempat saudaranya yang memang sudah lama tinggal dan kerja di Kota Bogor. Sejauh ini jumlah penduduk yang masuk dan keluar juga tidak terlalu besar,” pungkasnya. (dns)