Hallobogor.com, Cibinong – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menegaskan bahwa perusahaan alas telur di Kampung Cibunar Kardun RT 02/03, Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, ilegal alias tak memiliki perizinan sama sekali. 

Seperti diberitakan, di dalam lokasi perusahaan ini menjadi tempat kejadian perkara (TKP) tujuh orang karyawan dan warga tewas akibat keracunan gas. 

Kini, pernyataan serupa ditandaskan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor. Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Industri Desy Zerlina, menyatakan, memang sejak awal pihaknya sudah menduga sama bahwa perusahaan yang memproduksi alas telur tersebut tidak memiliki izin sama sekali. 

Hal itu, kata Desy, terbukti ketika pihaknya langsung ke lokasi menanyakan kepada Pemerintah Desa dan kecamatan setempat. “Ternyata benar belum ada sama sekali izinnya dan memang si pemilik pabrik melakukan kegiatan atau proses produksi secara diam-diam. Kami sudah melakukan pengecekan izin dan teknis dari perusahaan tersebut dan dipastikan belum memiliki izin usaha industri,” tandasnya.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Disperdagin Kabupaten Bogor, Linda Hendrayani, menambahkan, dengan adanya kejadian tersebut pihaknya mengimbau kepada seluruh perusahan yang ingin melakukan kegiatan atau bekerja di wilayah Bumi Tegar Beriman harus menempuh prosedur yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Daerah. Sehingga kejadian ini jangan sampai berulang-ulang apalagi hingga menelan korban jiwa.

“Ini murni jelalatan dari si pemilik, perusahan, bukan kesalahan dari pemerintah,” ujar Linda. (yad)