Hallobogor.com, Bogor – Anggota Satlantas Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor, Aiptu Khusni, bernasib naas. Polisi lalu lintas ini mengalami luka di bagian kepala akibat dipukul menggunakan balok kayu oleh salah seorang pengendara motor di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, tepatnya di depan Kantor Pengadilan Agama.

Kejadian berawal saat polisi sedang bertugas melakukan penilangan di wilayah Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor. Aiptu Khusni sedang bertugas melihat ada pengendara motor yang mencoba melawan arus yang menyebabkan motor lainnya ikut-ikutan melakukan hal serupa. Pengendara itu pun diberhentikan untuk ditilang.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Jumat 9 Maret 2018 petang, mengatakan, peristiwa yang menimpa personelnya ini terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 Wib. 

Kapolresta mengungkapkan, dari kejauhan Aiptu Khusni sempat melarang pelaku agar tidak melawan arus dan meminta memutar arah kendaraan. Namun, pelaku tidak menghiraukannya. Akhirnya Aiptu Khusni memberhentikan dan berupaya melakukan penindakan berupa penilangan.

“Saat itu anggota kami sempat mengambil kunci motor pelaku. Karena pelaku tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan,”  bebernya. 

Kemudian korban meminta pelaku ke Pos Polisi Simpang Yasmin Kota Bogor tak jauh dari lokasi terjadinya peristiwa tersebut.

“Pelaku malah mengajak berkelahi sambil bilang ‘ayo buka baju, kita berantem. Saya orang belakang’,” ujar Kombel Pol Ulung menirukan ucapan pelaku.

Namun Aiptu Khusni tak menghiraukan ajakan pelaku. Pada saat dia lengah, pelaku memukulnya dengan tangan kosong. Setelah itu, pelaku mengambil balok kayu yang ada di sekitar lokasi dan menghantamkannya ke kepala belakang korban.

Saat korban tersungkur di pinggir jalan, pelaku kembali merampas kunci motornya dan melarikan diri ke arah Jalan Johar, Kota Bogor.

“Korban kemudian dibantu warga dan pengendara lainnya yang sempat ditilang oleh korban dibawa ke RS Hermina untuk mendapatkan perawatan,” katanya.

Akibat kejadian itu, Aiptu Khusni mengalami luka sobek di kepala bagian belakang dan dijahit 15 jahitan. Hingga saat ini, petugas kepolisian tengah mencari pelaku pemukulan terhadap Khusni. Menurut keterangan korban, pelakunya ada dua orang.

“Barang buktinya yang kita amankan juga ada dua yaitu sebatang bambu dan balok kayu,” pungkasnya. (dns)