Hallobogor.com, Kota – Bukan hanya petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor yang berjibaku terjun untuk melakukan evakuasi bencana pasca hujan deras disertai angin yang kencang. Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor pun harus rela melakukan perannya di lapangan, mulai dari pendataan hingga penanganan proses evakuasi terjadinya pohon tumbang di sejumlah titik ruas jalan di Kota Bogor.

Berdasarkan catatan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor, Irwan Riyanto, untuk penanggulangan banyaknya pohon yang tumbang, DKP menerjunkan sebanyak 34 orang yang ditugaskan untuk melakukan proses evakuasi penanganan di lapangan.

Irwan mengatakan, ada 24 orang petugas dari pertamanan dan 10 petugas dari PJU yang dterjunkan, karena selain jatuhnya pohon tumbang akibat diterpa angin saat hujan deras, ada 2 tiang PJU yang roboh di Jalan Semeru tepatnya di Jembatan Cinta.



Irwan menjelaskan dari hasil data yang diterima petugas di lokasi kejadian, ada 5 titik lokasi pohon tumbang, diantaranya Jalan Ahmad Yani, Cimahpar, Palayu Bantar Jati, Gunung Batu tepat di 315 (Garuda), dan di Jalan Paledang. Selain pohon tumbang, belasan titik diruas jalan Kota Bogor seperti dahan dan ranting yang patah juga dilakukan proses evakuasi.

“Kami dari DKP langsung sigap setelah menerima banyak laporan dari petugas di lapangan untuk segera melakukan evakuasi pohon tumbang. Puluhan petugas pertamanan dan PJU kami kerahkan,” jelas Irwan, ketika dihubungi Hallobogor.com.

Hingga malam ini, lanjut Irwan, para petugas masih melakukan proses evakuasi dan bersih-bersih di lokasi terjadinya pohon tumbang. Berharap malam ini penanganan bisa segera diselesaikan oleh petugas.

“Proses evakuasi menggunakan alat berat untuk memotong batang pohon menjadi beberapa bagian agar tidak menghalangi sejumlah ruas jalan,”pungasnya. (dan)