Hallobogor.com, Leuwiliang – Seorang pelaku pencurian berinisial S (41) harus dilumpuhkan dengan timah panas oleh aparat Kepolisian Sektor Leuwiliang Kamis siang (03/03/2016). Hal tersebut terpaksa dilakukan karena pelaku berusaha kabur dan tak mengidahkan tembakan peringatan yang diisyaratkan Polisi.

Kapolsek Leuwiliang Komisaris Polisi I Nyoman Supartha menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari modus pelaku yang berpura-pura membeli satu ekor burung jenis jalak suren di tempat penjualan burung di Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Lewisadeng, Kabupaten Bogor.

“Pelaku melarikan diri bersama burung curian yang diselipkan ke dalam jaket dan kabur mengendarai motor setelah pemilik tidak menyadari, namun ketika pemilik sadar pelaku langsung dikejar dan diteriaki maling bersama warga yang membantu,” jelas Kompol Nyoman kepada Halloapakabar.com.

Kapolsek menambahkan, saat kejadian dirinya bersama rekannya sedang melintas di TKP dan melihat pelaku sedang dikejar dan diteriaki maling oleh warga.

“Sebelumnya kami pikir pelaku melakukan aksi curanmor, maka kami langsung mengejar pelaku yang tancap gas dengan motor, kami juga sudah memperingati, namun pelaku tetap nekat melajukan kendaraan sehingga harus dilumphkan dengan timah panas paha kaki sebelah kanan,” tambahnya.

Saat ini, lanjut Kapolsek, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini harus mendekam dan sedang dalam proses pengembangan.

“Barang bukti yang kini diamankan 1 unit sepeda motor milik pelaku dan burung curian serta jaket kulit sebagai alat menyembunyikan curian ketika beraksi,” pungkasnya. (eco).