Hallobogor.com, Bogor – DPRD Kota Bogor telah menyelesaikan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Kota Bogor. Saat ini, Perda ini sedang dalam proses perbaikan redaksi dan dalam waktu dekat akan dikirim ke Gubernur Jawa Barat dan setelah itu akan diparipurnakan untuk disahkan menjadi Perda.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana DPRD Kota Bogor, Anita Primasari Mongan, mengatakan, Perda tersebut memiliki banyak manfaat terutama dalam penanganan bencana bencana di Kota Bogor.

“Yang ditekankan dan dikuatkan adalah fungsi komando dan koordinasi dari BPBD Kota Bogor. Selama ini BPBD dilihat hanya menangani bencana saja, padahal sebenarnya BPBD itu pimpinan dalam penanganan bencana, artinya memiliki komando tertinggi ketika peristiwa bencana terjadi,” kata Anita,¬†Senin (4/12/2017).¬†

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, setelah Perda ini disahkan maka semua SKPD di Pemkot Bogor harus mengikuti arahan dan komando dari BPBD dalam penanganan bencana. Pada saat bencana terjadi, BPBD memiliki tupoksi berwenang mengomandoi semua SKPD yang berkaitan dengan bencana, agar setiap terjadi bencana bisa segera ditangani.

“Dalam pembahasan Perda tersebut memang ada kesulitan, di antaranya lemahnya koordinasi antar SKPD dengan BPBD selama ini. Koordinasi antara BPBD dan SKPD selama ini terkait kurang kompak, sehingga dengan adanya Perda nanti, koordinasi lebih kuat karena BPBD pemilik komando tertinggi dalam penanganan bencana,” jelasnya.

Dalam pembentukan dan pembahasan Perda itu, Anita menyebutkan dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan, bahkan Pansus DPRD melakukan studi banding ke Kota Batu, Malang, Jawa Timur. (dns)