Hallobogor.com, Bogor – Perparkiran di seputaran jalur Kebun Raya Bogor (KRB) akan direlokasi oleh Dinas Lalu Lintas dan Angkutan dan Jalan (DLLAJ) seiring rencana rekayasa lalu lintas menjadi satu arah (one way).

Tapi Komisi C DPRD Kota Bogor buru-buru memberi warning dan menyeru agar Pemerintah Kota (Pemkot) mengaji ulang rencana itu.

Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Yus Ruswandi mengatakan, rencana akan adanya pemindahan perparkiran di seputaran KRB merupakan salah satu tindakan yang tidak komprehensif.Pemkot harus benar-benar matang dalam kajiannya.

“Memang nanti jika ada pemindahan parkir lahannya mau di mana? Di jalur tersebut sudah tidak ada lagi lahan. Jika tempat Pangrango Plaza itu bisa digunakan mungkin bisa. Saya rasa Pemkot harus benar-benar mematangkan rencana ini,” tegasnya.

Kepala Seksi (Kasie) Perparkiran pada DLLAJ Kota Bogor, Rudi Partawijaya, kepada Hallobogor, Kamis (27/08), membenarkan jika pemberlakuan jalur satu arah di lingkar KRB akan berdampak terhadap relokasi perparkiran.

“Pemindahan perparkiran akan dipindahkan ke jalur kiri atau di depan Kantor Pos Bogor ke sebelah kanan sesuai dengan arah jam yang ditetapkan oleh Pemkot. Ini dilakukan agar tidak ada lagi perparkiran liar,” ujar Rudi.

Rudi menjelaskan, pada konsepnya nanti relokasi tempat perpakiran sendiri belum ditentukan. Namun Rudi menjamin jalur satu arah tersebut bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi di depan

Istana Bogor hingga Pasar Bogor.
“Konsep masih dalam pembahasan, kami juga sedang menunggu masukan-masukan. Terlebih pembahasan dengan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),” ujarnya.(dani)