Hallobogor.com, Bojong Nangka – Gara-gara sengketa lahan, dua kelompok warga Bogor saling serang. Akibatnya, salah seorang warga terkena bacokan di kepala.

Tanah seluas 1,3 hektar di Kampung Cikuda Desa Bojong Nangka Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor menjadi rebutan antara pihak PT. FS dan Acang Suryana. Kedua belah pihak saling mengklaim atas kepemilikan tanah tersebut.

Bentrokan berawal saat massa yang diduga suruhan Acang Suryana hendak melakukan pemagaran di atas tanah sengketa sekira pukul 09.30 WIB. Tiba-tiba, kelompok massa yang diduga dari PT FS datang dengan membawa senjata tajam seperti golok dan celurit. Mereka kemudian berusaha mengusir secara paksa massa dari pihak Acang yang tengah membuat pagar pembatas.

Bentrokan pun tak terhindarkan. Akibatnya seorang warga dari pihak Acang terkena luka sabetan senjata tajam di bagian kepala dan punggung belakang. Korban langsung dibawa ke klinik terdekat.

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya langsung menerjunkan anggotanya di lokasi dikarenakan ada informasi akan ada serangan balasan.

“Situasi saat ini sudah kondusif. Untuk untuk mengatisipasi aksi bentrok susulan aparat kepolisian dan koramil berjaga-jaga di lokasi,” tuturnya. Senin (31/8)

Sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Sementara beberapa beberapa petugas polisi dan anggota TNI masih berjaga-jaga di lokasi bentrokan. (drw/hlb)