Hallobogor.com, Ciawi – Para calon penerima dana Program Keluarga Harapan (PKH) kini tidak bisa lagi mengambil dana bantuan dengan cara tunai. Tapi mereka harus mengambilnya melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Maka, mereka diwajibkan memiliki nomor rekening bank yang ditunjuk pemerintah.

Pada Senin (5/3/2018), sebanyak 344 calon penerima manfaat PKH antre membuat nomor rekening Bank Nasional Indonesia (BNI) di halaman Kantor Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Pendamping PKH Kecamatan Ciawi, Muhaemin, mengatakan, para calon penerima dana PKH tersebut adalah hasil verifikasi data tahun 2017. “Ada beberapa kriteria penerima dan sudah melalui skala prioritas. Banyak penilaian yang harus ditempuh untuk menjadi calon penerima PKH, di antaranya adalah sudah masuk ke kriteria miskin, memiliki anak usia sekolah, dan mempunyai bayi di bawah usia lima tahun,” katanya.

Para penerima manfaat PKH tersebut akan mendapat uang sejumlah Rp1.890.000/Kepala Keluarga/tahun. Uang tersebut bisa diambil dalam tiga tahap selama satu tahun.

Hal serupa dikatakan Kasi Kesra Kecamatan Ciawi, Hj Yayah. “Untuk para penerima PKH nantinya akan terus bertambah sesuai dengan instruksi presiden. Tentunya akan melalui verivikasi terlebih dahulu,” terangnya.

Mengenai data para penerima manfaat PKH tersebut dikeluhkan oleh Kaur Kesra Desa Banjarwaru, Sugandi. Dirinya mengaku tidak dilibatkan terjun langsung dalam verifikasi calon penerima. “Yang terjun langsung ke warga adalah tenaga pendamping PKH, kami juga pihak desa paling hanya minta data hasil verifikasi dari pihak PKH,” pungkasnya.(wan)