Hallobogor.com, Jakarta – Facebook mengumumkan kehadiran Portal dan Portal+, dua perangkat komunikasi untuk panggilan video di rumah.

“Berkat teknologi AI (kecerdasan buatan), Portal membuat panggilan video lebih mudah dan lebih seperti bertemu langsung, sementara layar lebar memungkinkan Anda menikmati setiap momen bersama,” tulis Facebook, dikutip dari laman resminya, Selasa (9/10/2018).

BACA JUGA : Kominfo Minta Facebook Jelaskan Peretasan

Dengan layar 10 inci 1280 x 800 piksel, Portal meningkatkan panggilan video dan memungkinkan pengguna menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dan teman-teman, bebas dari tangan dan gangguan.

Sementara itu, Portal+ berukuran lebih besar dengan tampilan layar 15 inci 1920 x 1080 piksel. Kedua model tersebut dirancang untuk membantu pengguna merasakan obrolan video seperti berada dalam ruangan yang sama.

Ditenagai AI, Portal dibekali teknologi Smart Camera dan Smart Sound. Smart Camera akan secara otomatis melakukan zoom agar objek tetap terlihat, sementara Smart Sound meminimalkan kebisingan dan meningkatkan kualitas suara siapapun yang berbicara.

Pengguna tetap dapat menghubungi teman Facebook dan terhubung dengan Messenger meskipun teman mereka tidak memiliki Portal. Panggilan dapat dilakukan ke dan dari smartphone dan tablet yang mendukung Messenger.

Portal mendukung panggilan grup hingga tujuh orang pada saat yang bersamaan.

Selain itu, Portal telah dibekali teknologi kontrol suara, sehingga pengguna dapat mengoperasikan Portal tanpa menggunakan tangan, cukup dengan mengucapkan “Hei Portal” dan mencatat siapa yang ingin Anda telepon.

Tidak hanya itu, Portal juga dibekali asisten digital milk Amazon, Alexa, sehingga pengguna dapat memiliki meminta Portal untuk melakukan beberapa hal, seperti memeriksa cuaca, mengontrol perangkat smart home dan memesan bahan masakan.

Untuk keamanan, pengguna benar-benar dapat menonaktifkan kamera dan mikrofon dengan sekali ketuk. Portal dan Portal+ juga dilengkapi dengan penutup kamera, sehingga pengguna dapat dengan mudah menutup lensa sambil menerima panggilan masuk dan melihat notifikasi, serta menggunakan perintah suara.

Untk mengelola akses Portal, pengguna dapat mengatur kode sandi empat hingga 12 digit untuk menjaga layar tetap terkunci. Mengubah kode sandi akan membutuhkan kata sandi Facebook.

Lebih dari itu, Facebook menjelaskan bahwa Facebook tidak mendengar, melihat, atau menyimpan konten panggilan video Portal pengguna.

Obrolan Portal tetap berada di antara pengguna dan orang-orang yang dihubungi. Selain itu, Facebook mengatakan bahwa panggilan video di Portal dienkripsi, sehingga panggilan selalu aman.

Untuk keamanan tambahan, Smart Camera dan Smart Sound menggunakan teknologi AI yang berjalan secara lokal di Portal, bukan di server Facebook. Kamera Portal juga tidak menggunakan pengenalan wajah dan tidak mengidentifikasi siapa Anda.

Seperti perangkat lain yang dilengkapi dengan suara, Portal hanya mengirim perintah suara ke server Facebook setelah pengguna mengatakan, “Hei Portal.” Pengguna juga dapat menghapus riwayat suara Portal di Activity Log Facebook kapan saja.

Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, Portal juga memungkinkan pengguna untuk mendengarkan musik atau menonton acara favorit.

“Kami telah bermitra dengan Spotify Premium, Pandora, dan iHeartRadio, serta Facebook Watch, Food Network, dan Newsy – dan kami akan menambahkan lebih banyak lagi,” tulis Facebook.

“Kami juga menggabungkan efek augmented reality (AR) – didukung oleh platform Spark AR kami – untuk membuat panggilan menjadi lebih menyenangkan dan interaktif,” sambung Facebook.

Fitur Story Time tersebut membuat panggilan video lebih berwarna dengan efek suara dan visual khusus.

Ketika digunakan untuk menelpon, Superframe Portal dapat menampilkan foto dan video favorit dan pemberitahuan penting, seperti pengingat ulang tahun.

Portal dan Portal+ kini tersedia untuk pre-order di Amerika Serikat lewat situs Facebook portal.facebook.com, serta di retail online Amazon dan Best Buy, dan akan mulai dikirimkan pada November.

Portal dibandrol 199 dolar AS (sekitar Rp3 juta), sementara Portal+ dilego dengan harga 349 dolar AS (sekitar Rp5,3 juta). Namun, jika membeli keduanya, Facebook menawarkan harga 298 dolar AS (sekitar Rp4,6 juta). (ari)