Hallobogor.com, Megamendung – Setelah ditutup paksa oleh Kapolsek Megamendung AKP Budi Santoso, Kolam Pemancingan Lele Galatama Johar, di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, kini terancam bangkrut.

Informasi yang diperoleh, pemilik kolam pemancingan, HR, telah berupaya membuat surat pernyataan dan telah diteken tiga kepala desa, yakni Kades Sukagalih, Sukakarya, dan Sukamanah. Hanya Kapolsek dan Danramil saja yang belum membubuhkan tanda tangan dalam pernyataan HR.

Surat pernyataan tersebut berbunyi, bahwa HR tidak akan mengulangi lagi aktivitas atau membuka permainan galatama lele. Kalaupun pemancingan tersebut dibuka kembali, aturannya hanya sebagai pemancingan biasa atau lebih tegasnya pemancingan tidak berbau judi.



“Jika dibuka kembali pemancingan lele Johar, izin lingkungannya harus dari 3 desa. Yakni Desa Sukagalih, Desa Sukakarya, dan Desa Sukamanah. Begitu juga, untuk izin lingkungannya harus disetujui oleh warga yang benar-benar dekat dan merasakan dampaknya. Jangan sampai warga yang berdempetan tidak diminta persetujuannya,” ujar camat Megamendung Endis Rismawan, beberapa waktu lalu.

Sementara itu pasca ditutupnya satu bulan lalu, pantauan di lokasi sepi aktivitas, hanya beberapa karyawannya yang tiap sore menyalakan lampu penerangan. Selain itu, sejak tidak adanya aktivitas pencemaran lingkungan berupa sampah plastik mulai berkurang di lokasi. Begitu pun bau dari bekas umpan yang dibuang sembarangan tidak tercium lagi. (dang)