Hallobogor.com, Bogor – Langkah Bima Arya semakin bersemangat ketika antusias warga dalam aksi menggalang donasi gerakan dalam #BogorUntukLombok semakin tinggi. Kegiatan kemanusiaan menghimpun dana donatur dengan cara yang unik ini pun sukses mencapai target.

Bima Arya bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), komunitas lari dan warga turun ke jalan berlari mengelilingi pedestrian Kebun Raya Bogor. Hal itu sebagai bagian dari gerakan untuk membantu Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tertimpa bencana gempa beberapa waktu lalu.

Tidak sekadar mengajak warga mengulurkan tangan membantu korban gempa, dalam aksinya Bima Arya secara sukarela berlari sejauh 10 kilometer serta mempersilakan sponsor yang melakukan donasi untuk mencantumkan logo di jersey yang digunakan.

Satu jersey yang dipakai Bima Arya dihargai nominal tertentu oleh donatur. Kemudian, hasil penghimpunan dana itu seluruhnya akan didonasikan kepada gerakan #BogorUntukLombok. Bima Arya rela berganti baju sepanjang perjalanan sesuai permintaan donatur demi membantu Lombok.

“Tadi setiap kilometer, supaya lebih menarik para donatur saya bersedia untuk lari dengan mengenakan kaos yang disediakan donatur. Ada sekitar 13 kali saya ganti baju atau artinya 13 donatur yang melakukan donasi. Tentu ini di luar ekspektasi ya, karena kami menargetkan menghimpun donasi Rp300 juta tapi rupanya bisa mencapai Rp451 juta. Alhamdulillah. Terima kasih kepada warga Bogor,” ungkap Bima di sela acara Charity Run #BogorUntukLombok yang dipusatkan di Plaza Balaikota Bogor, Minggu (2/9/2018).

Ia menambahkan, angka donasi itu akan terus bertambah karena pihaknya masih akan terus membuka layanan donasi hingga 9 September 2018 sebelum diserahkan langsung ke Lombok pada 10 September 2018.

“Target kita naikan dari Rp300 juta menjadi setengah miliar. Kelihatannya akan tercapai. Ini belum dihitung dengan aksi para seniman Bogor, website kitabisa.com. Insya Allah minimal setengah miliar bisa kita sampaikan,” terang Bima.

Bentuk bantuan yang akan diberikan, kata Bima, masih tentatif sesuai kebutuhan pengungsi di Lombok. “Kita masih koordinasi dengan pemerintah Lombok serta Provinsi NTB juga. Sebaiknya dalam bentuk apa diberikan, apakah langsung dalam bentuk barang atau uang tunai. Tergantung pada situasi di sana,” jelasnya.

“Saya mendapatkan informasi jika di sana butuh bantuan berupa bantuan toilet umum. Tapi nanti kami akan dikoordinasikan supaya tepat sasaran dan tepat fungsi. Dan yang lebih penting juga, kami akan mendatangkan psikolog untuk story telling, trauma healing di sana karena banyak anak-anak di sana, kita akan menghibur di sana. Kita akan membawa para pakar keluarga untuk pemulihan pasca bencana,” tambah Bima.

Bima Arya juga tak henti-hentinya mengajak warga Bogor lainnya yang ingin berpartisipasi dan berdonasi melalui https://kitabisa.com/bogoruntuklombok atau bisa melalui rekening 0089675979100 Bank BJB Cabang Bogor a/n Bogor For Lombok.

Donasi akan dibuka hingga 9 September 2018. Ditargetkan partisipasi warga Bogor untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Lombok mencapai lebih dari setengah Miliar Rupiah. Seluruh hasil donasi akan diserahkan langsung di Lombok oleh Walikota Bogor bersama jajaran Muspida sebagai perwakilan warga Kota Bogor yang direncanakan pada 10 September 2018. (cep)